Dua Calon Komisioner KPU tak Hadir

 309 total views,  2 views today

kpu

PALEMBANG, KS-Sebanyak 167 calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (4/7) mulai di seleksi oleh tim seleksi (timsel) di aula Magister Manajemen, Universitas Sriwijaya (Unsri), Bukit Besar, Palembang.

Pantauan Kabar Sumatera, untuk seleksi tahap pertama ini di ikuti oleh semua calon komisioner termasuk semua komisioner KPU Sumsel saat ini dan sejumlah komisioner kabupaten dan kota yang lulus seleksi administrasi.

Mereka mengikuti tes psikologi dan tertulis, sejak pukul 08.30 WIB sampai 10.30 WIB. Namun ada dua calon komisioner yang tidak ikut seleksi tahap pertama ini, yakni atas nama Darsi dan Rusman.

Menurut sekretaris timsel calon anggota komisioner KPU Sumsel, Ardyan Saptawan, test psikologi dan tertulis itu merupakan salah satu rangkaian test akumulatif yang dilaksanakan untuk menyeleksi 10 calon anggota KPU yang direkomendasikan ke KPU RI untuk di pilih 5 orang.

Dua peserta yang tidak hadir itu sambungnya, tidak dinyatakan gugur. Mereka bisa tetap bisa mengikuti tes selanjutnya. “Namun itu tentu mempengaruhi total nilai akhir nanti, meskipun ia tetap mengikuti test lainnya,”kata Ardyan.

Tes tersebut sambungnya, bukan dilakukan oleh timsel tetapi oleh tim yang ditunjuk langsung KPU RI, termasuk test psikologi dan tertulis yang soalnya dari pusat. “Tim pemantau tertulis dari Jakarta, kesehatan dari Bhayangkara dan psikologi ada tim lagi, kemudian wawancara juga ada tim lagi,”jelasnya.

Setelah tes psikologi dan tertulis, selanjutnya semua calon komisioner itu akan mengikuti tes kesehatan di RS Bhayangkar yang dilaksanakan, Jumat (5/7).

Ditambahkan Adryan, nanti pihaknya juga akan membuka waktu sanggahan terhadap rekam jejak para calon anggota KPU Sumsel tersebut selama dua hari, dan jika memang terbukti melakukan tindakan yang melanggar hukum akan direkomendasikan untuk digugurkan.

“Kita mengharapkan masukan masyarakat nanti soal rekam jejak mereka, jika ada nanti kita aloborasi dan minta klarifikasi yang bersangkutan, dan bisa digugurkan untuk masuk 10 besar jika terbukti,”tegasnya.

Dijelaskan Adryan, dari total 167 peserta itu terdiri dari berbagai profesi, diantaranya PNS sebanyak 33 orang, karyawan swasta 7, wiraswasta 38, komisioner KPU 25, pensiunan 16, pengacara 5, dan sisanya bermcam-macam.

Menurut jadwal, tes kesehatan jasmani-rohani pada dilaksanakan pada 5-9 Juli. Setelah lulus, barulah pada 28-30 Juli dilakukan tes wawancara dan klarifikasi masyarakat . Untuk pengumumannya pada 2 Agustus.

“Tesnya akumulatif tanpa sistem gugur. Harapan kami akan menghasilkan komisioner KPU Sumsel yang berkualitas, profesional dan berintegritas tinggi,” ucapnya.

Adryan berjanji proses seleksi komisioner KPU Sumsel akan berjalan sesuai aturan dan bebas dari intervensi dan kepentingan politik partai poltik atau golongan tertentu.

“Timsel hanya menyeleksi 10 nama terbaik yang akan direkomendasikan ke KPU RI. Di pusat, akan diseleksi lagi hingga muncul lima nama komisioner KPU sumsel,”tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster