Converter Kit Tunggu Hasil Survey

 245 total views,  4 views today

isuener

seorang sedang memasang Converter Gas di sebuah mobil / isuenergi.com

PALEMBANG, KS-Bantuan converter kit sebanyak 1.500 unit, dari Kementrian Perhubungan untuk Pemerintah Kota (pemkot) Palembang bagi kendaraan dinas, tinggal satu langkah lagi. Usai dilakukan inventaris dan survei mesin kendaraan yang akan diusulkan untuk mendapat bantuan tersebut, bantuan converter kit siap di datangkan.

“Saat ini Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menginventaris dan survei mesin kendaraan yang akan diusulkan untuk mendapat bantuan tersebut. Termasuk kendaraan yang menggunakan sistem pembakaran injeksi atau karbulator,” kata Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto, Rabu (3/7).

Bantuan converter kit itu, akan diberikan Kementrian ESDM secara bertahap. Hal itu disebabkan, hasil survey sebelumnya di temukan hanya 700 atau lebih kendaraan yang layak menggunakan converter kit bantuan Kemenhub tersebut.

Sebelumnya pemkot melalui dishub, telah meneriman ribuan bantuan converter kit dengan rincian bantuan pada 2009 sebanyak 600 unit. Kemudian di 2010 ada 250 unit, 2011 sebanyak 250 unit yang diberikan dalam dua tahap yakni 666 unit dan 200 unit.

Sedangkan pada 2012 lalu, akan memberikan 400 unit converter kit, namun belum terealisasi. “Proses pemasangan converter kit dilakukan dengan cara injeksi dan karbulator berbeda. Karena jika pemasangan dengan sistem karburator membutuhkan waktu sedikit lama,” terangnya.

Setelah dilakukan inventarisir dan survei mesin, Agus menyebut nantinya Kementerian ESDM dan dishub akan menggelar rapat untuk membahas berapa bantuan converter kit yang akan di terima.

Sebagai informasi converter kit adalah alat tambahan yang dipasang di kendaraan agar kendaraan tersebut bisa menggunakan dua bahan bakar yakni bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG).

Penggunaan converter kit  ini di Palembang, sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu saat pemerintah mengeluarkan kebijakan konversi penggunaan BBM ke BBG untuk kendaraan khususnya kendaraan roda empat.

Saat ini di Palembang, sudah cukup banyak kendaraan umum dan dinas yang menggunakan BBG. Di kota empek-empek ini juga, sudah berdiri empat stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) namun baru dua yang berfungsi.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster