Selangkah Lagi Wujudkan Mimpi

 311 total views,  2 views today

Wingky

Wingky (lingkaran merah) paling kanan bersama empat rekan lainnya yang lolos seleksi Pertamina Soccers Stars. / Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG  KS – Impian Muhammad Wingky Lian Saputra menginjakkan kaki di rumput salah satu Stadion megah di Eropa, San Siro, Italia, markas klub idolanya, AC Milan kian mendekati kenyataan. Menyusul terpilihnya pria berusia 13 tahun masuk delapan besar seleksi pencarian bakat (talent scouting) ‘Pertamina Soccers Stars’.

Bersaing dengan 500 bakat terpendam se-Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) yang berlangsung di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang, Sabtu 29-30 Juni lalu, Wingky yang berposisi sebagai penyerang mampu menunjukkan permainan memukau dalam sesi seleksi.

Walaupun sempat gagal pada dua edisi sebelumnya, yakni pada 2010 (20 besar) dan 2012 (60 besar), Wingky yang memiliki mental untuk bangkit dan ingin meraih pencapaian lebih baik lagi, tidak menyerah dengan kembali mencoba peruntungan yang akhirnya berbuah manis pada kesempatan ketiganya tahun ini.

Masuk 48 besar se-Indonesia untuk menjalani Training Camp di Bandung selama sepekan, September mendatang, sebelum dikerucutkan menjadi 24 peserta yang bakal menjalani program AC Milan Junior Camp di Italia.

“Saya bersyukur, akhirnya pada tahun ini mendapat kesempatan. Dan ini tidak akan saya sia-siakan guna terpilih menjadi 24 peserta terbaik,” kata Wingky.

Tinggal selangkah lagi mewujudkan mimpi, pelajar kelas VIII yang menimba ilmu di Sekolah Menengah Pertama (SM) Sekolah Olahraga Nasional Indonesia (SONS) Palembang tersebut mengungkapkan jika akan berlatih ekstra keras sebelum fase final ditentukan.

Walaupun tidak ada persiapan khusus dibandingkan agenda sekolahnya yang memang memfokuskan pada pendidikan olahraga, namun Wingky telah bertekad bakal menambah porsi latihan fisik. Yang dia anggap sebagai salah satu faktor penting yang dapat menentukan.

“Untuk persiapan, mungkin yang terpenting adalah kesiapan mental dan fisik. Soal materi latihan akan menjalani yang telah ditetapkan sekolah,” terang pemuda kelahiran Palembang, 3 Februari 13 tahun silam.

Sebagai mimpi lainnya yang ingin diwujudkan, Wingky secara terang mengatakan jika ingin menjadi seorang pesepakbola profesional. Menjadi pemain Sriwijaya FC (SFC) klub idola masyarakat Sumsel menjadi pilihan utama. Walaupun tidak menutup kemungkinan merumput di tim lain yang dapat menjanjikan dirinya lebih berkembang dengan porsi bermain lebih banyak.

“Pastinya saya yang kadung cinta terhadap sepakbola tak akan berhenti sampai di sini saja. Saya ingin menjadi pemain profesional dan hidup dari si kulit bundar,” impinya.

Tak hanya, Wingky pribadi yang dengan bangga dirinya lolos seleksi, Gunaidi, ayah dari Wingky yang senantiasa setia mendampingi putranya tersebut mengaku sangat histeris ketika panitia menyebutkan jika satu di antara ke delapan yang lolos adalah anaknya. Betapa tidak, Edi (demikian dia disapa) yang menanti putranya selama tiga tahun terakhir di program yang sama akhirnya mendapatkan kesempatan.

“Sebagai orangtua, saya tentu senang. Dia (Wingky-red) telah membuktikan jika kemampuannya selama menimba ilmu di SONS dan SSB Palembang Muda mampu digunakannya bersaing bersama bakat-bakat lainnya,” tutur Edi.

Selain Wingky, juga terdapat rekannya sesama pelajar SONS, Palembang, M. Faiz Rafi (gelandang) serta empat pemenang lainnya yang juga berasal dari Palembang, yakni Habiburrahman (bek kanan), Ilham Suyudi (gelandang), Bagus Gunawan (stopper/gelandang), Trio (kiper). Kemudian dua peserta lainnya yang menggenapi jumlah total lolos menjadi delapan berasal dari Provinsi tetangga, Bangka Belitung, yakni Robin (bek kiri) dan M Ridho (gelandang).

Dapat menyumbangkan dua bakat terbaik, tak pelak juga disambut dengan baik salah satu guru yang tak hentinya menelurkan ilmu yang dia miliki, Adnan Karim. “Dapat menyertakan dua bakat terbaik untuk dikembangkan Pertamina jelas menjadi sebuah kebanggaan saya pribadi dan SONS yang menjadi wadah mereka menimba ilmu,” ujar Adnan.

Sebagai informasi, sebelumnya Brand Manajemen Manajer Pertamina, Agus Mashud mengatakan peserta terbaik yang mewakili Kota Palembang ini akan menjalani Training Camp di Bandung pada September mendatang.

Mereka akan digabung bersama 40 peserta lainnya dari tersebar dari lima daerah lainnya yakni Jakarta, Balikpapan, Malang, Makassar dan Sorong yang juga menggelar program serupa.

“Jumlah 48 peserta ini belum final karena masih akan diciutkan lagi menjadi setengahnya, yakni 24 pemain terbaik saja. Pemilihannya tidak mesti harus mewakili masing-masing daerah. Sebab siapa yang terbaik maka dia yang kita pilih, meskipun biasanya masing-masing daerah ada perwakilan,” ungkapnya.

“Setelah didapat 24 pemain terbaik baru mereka ini akan kita berikan beasiswa selama tiga tahun di Pertamina Soccers Schools Jakarta. Langkah ini sebagai wujud kepedulian kita terhadap pembinaan generasi muda dan olahraga Indonesia,” sambung Agus.

Bagi 48 peserta, akan mendapat pelatihan langsung pelatih dari tim AC Milan, Maurisio serta pendidikan formal berupa Home Schooling dari pihak Pertamina. Sementara 24 pemain terbaik akan menerima beasiswa selama tiga tahun dari Pertamina Soccer School.

 

TEKS         :  SADAM MAULANA

EDITOR   :  RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster