Pemkab Banyuasin Dapat Bantuan Dana Dari Austria

 258 total views,  4 views today

kabar sumatera

BANYUASIN KS – Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada tahun ini mendapat bantuan dana untuk dari pemerintah Australia untuk  menbangun dua unit sekolah baru.  “Rencananya dana tersebut membangun sekolah lanjutan pertama SMPN 3 Betung Kecamatan Betung dan SMPN 2 Suak Tapeh, “ungkap Kepala Dinas Pendidikan,  Merki Bakri melalui Kepala Bidang Lanjutan di ruang kerjanya Selasa (2/7).

Diterangkannya bantuan dana dari Pemerintah Australia tersebut diperoleh atas dasar proposal yang telah diajukannya ke Kementrian Pendidikan di  Jakarta balum lama ini.  “Awalnya kita mengajukan proposal permohonan dana untuk membangun gedung sekolah lanjutan ke Kementrian Pendidikan Nasional, dari sana rupanya kita dibantu melalui dana dari Australia yang mungkin sering dengan dana Pemerintah pusat,” lanjutnya.

Dana yang akan diterima untuk rehab dua gedung belajar baru tersebut senilai Rp2,179 M, dana tersebut nanti dikelola oleh komite sekolah dengan didampingi para konsultan dari Kementrian pusat dan konsultan yang ditunjuk pemerintah Australia. “Sesuai petunjuknya memang yang mengelola dana tersebut komite yang dibimbing oleh para konsultan,” sambungnya.

Kalau untuk letak lokasi serta harga barang lanjut dia sudah disurvei oleh para konsultan tinggal lagi membuat RAB. Saat ini para konsultan sedang menyiapkan RAB-nya, setelah selesai langsung akan dikerjakan.

Untuk sistim pengelolaan dana bantuan dari Pemerintah Australia itu sedikit berbeda dengan bantuan-bantuan lain, karena saat pembelian barang para komite ini terlebih dahulu diwajibkan meminta pendapat dari para konsultan terlebih dahulu.

“Jadi saat para komite itu terlebih dahulu  meminta persetujuan dari para konsultan ini,” sambung dia.

Namun demikian pihaknya berharap para komite itu harus bisa bekerja sama dengan para konsultan dengan adanya kerjasama yang baik antara komite dengan konsultan diharapkan hasilnya pekerjaannya nanti akan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Sehingga ke depan kita  mudah-mudahan akan mendapat dana bantuan kembali.  “Karena programnya akan berlangsung hingga tahun 2016, sayang kalau sampai kita tidak mendapat bantuan lagi, oleh karena itu saya berharap proyek tersebut dikerjakan harus sesuai dengan petunjuk teknisnya,” tukasnya.

 

Teks: Diding Karnadi

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster