Kurma Rambah Pasar Tradisional

 322 total views,  2 views today

kurma

Foto : Dok INT

PALEMBANG KS – Meski Ramadhan 1433 Hijriah masih terbilang satu pekan lagi, namun penjualan buah kurma khas negeri Timur Tengah itu, kini mulai ramai mengisi setiap sudut kota empek-empek. Misalnya, di Indomaret, Alfamart, dan pasar tradisional keberadaan buah pun kurma terus mengalami peningkatan permintaan sebesar 50 persen

Abi Husein, Agen buah kurma di Pasar Kuto, Palembang menyampaikan, permintaan buah kurma mengalami peningkatan sebesar 50 persen sejak pertengahan Juni 2013 lalu. Seperti biasanya, Abi mampu menjual kurma setidaknya lima kilogram per hari. Bahkan, sejak dua pekan terakhir ini penjualan kurma miliknya mencapai 10 kilogram per harinya.
“Omzet penjualan kurma pun sekarang ini bisa menembus Rp 38.000 ribu perkilogram dengan perbandingan keuntungan di atas Rp 800.000 per hari. Biasanya saya mendapatkan omzet penjualan Rp 450.000 per hari ,” kata  Abi yang berdagang kurma sejak delapan tahun lalu itu.
Dia mengaku, permintaan kurma pada tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu dilihat dari omzetnya. Sebab omzet penjualan kurma yang diperolehnya menjelang Ramadhan tahun lalu hanya berkisar rata-rata Rp 350.000 per hari.

Senada dengan Abi,  Yani pedagang buah kurma di Pasar 16 Ilir Kota Palembang menyebutkan, penjualan buah kurma tersebut mengalami peningkatan pada masa menjelang Ramadhan, tingginya permintaan pun sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Ongkos kirim biasanya antara Rp 750.000 hingga Rp 1 juta,” cetusnya.

Naiknya permintaan kurma, kata Yani, berdampak juga pada peningkatan harga kurma di mana harganya berkisar Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per kilogram untuk jenis kurma lulu. Jenis kurma silver dan gold  harganya berkisar dari Rp 37.000 per kilogram menjadi Rp 43.000 per kilogram.

 

TEKS : JEMMY SAPUTERA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster