Busana Muslimah Pun Laku Keras

 354 total views,  2 views today

Busana-Muslimah

Foto : DOK INT

PALEMBANG KSSeperti ramadhan tahun sebelumnya, produk busana muslimah atau mode hijab membanjiri kota ini. RABBANI Cabang Palembang, misalnya. Angka permintaan dan penjualan produk bermerek RABBANI pun laku keras. Total penjualan berlipat ganda.

Hari Selasa,  Juli 2013, persisnya siang menjelang petang, sebuah rumah kantor yang berlokasi di Jalan Basuki, Kota Palembang tersaji belasan produk busama muslimah berbagai ukuran. Tepat di depan pintu ruko serupa toko tampak brand  setulis RABBANI lengkap dengan gambar artis Astrid Ivo. Di balik kaca toko aneka jenis jilbab serta busana muslimah pun terpamer dengan rapi.

Tak sampai di situ, beberapa kaum hawa masih asyik melirik produk yang tersaji. Sebagian dari mereka juga yang tertarik dan langsung membelinya.

“Aku pilih baju merek RABBANI ini karena enak dipakai. Modenya pun banyak pilihan,” demikian bunyi celoteh seorang pengunjung Toko RABBANI.

Kesibukkan pun masih mewarnai Toko Rabbani. Empat orang karyawan toko ini terlihat saling melayani setiap pelanggan yang singgah. Beberapa karyawan bertutur bahwa jelang memasuki bulan suci ramadhan permintaan busana muslimah meningkat tajam. Nyaris produk berlabel Rabbani dan Zoya sepertinya laku keras di cari pelanggan.

“Makin cantik seorang muslimah itu biasanya nampak dari busana yang dikenakannya sesuai syariat Islam. Dan, Alhamdulillah saat ini banyak kaum musmilah yang datang ke sini membeli busana muslimag tersebut,” ungkap  Mala, Sales Manajer Toko RABBANI kepada Harian Umum Kabar Sumatera.

Sejalan dengan menjamurnya komunitas busana muslimah, lanjut Mala, daya tarik produk busana muslimah pun menjuadi buruan kaum hawa muslim. Daya tarik ini menyebabkan permintaan akan busana muslimah melonjak dua kali lipat. Bicara harga? Jawab Mala.

“Di sini harga busana muslimah stabil, kok baik itu jelang bulan puasa maupun sebelumnya,” beber Mala sembari berkata ia bekerja di Toko RABBANI Cabang Palembang selama dua tahun ini.

Agaknya Mala tidak sepakat ada orang yang beranggapan berbusana muslimah tampak kurang menarik. Justru kata Mala yang sehari-harinya berjilbab ini kaum hawa yang mengenakan busana muslimah terlihat cantik dan menarik.

“Ya, nyatanya begitu. Mode yang disuguhkan produk RABBANI ini bervariasi. Tergantung mau pilih yang mana,” ucap Mala sambil berpromosi.

Hebatnya lagi, sambung Mala, khususnya menjelang ramadhan tahun ini permintaan busana muslimah laku keras seperti buah kurma. Sebab itu, pihak Mala pun tak lupa menawarkan mode busana terkini antara lain Teru, Dove, dan Altera.

“Syukur Alhamdulillah, produk RABBANI ini modelnya simple dan sesuai syar’i. Lagi pula model RABBANI punya ciri khas yang tidak bisa ditiru oleh merk lainnya,” Mala menyampaikan.

Cerita Mala, kini RABBANI memiliki sub dealer yang merambah hingga pelosok daerah. Semua stok produk ditiap daerah berasal dari Toko RABBANI Cabang Palembang.

“Perlu diingat sebenarnya RABBANI mempunyai misi untuk membuat para muslimah mengenakan hijab seluruhnya. Itu targetnya Insyaallah pada 2020,” sebut Mala.

Dari Zoya ke Pasar Tradisional

Merek produk berlabel Zoya yang berkantor di sebelah RABBANI rupanya tak mau kalah. Sebagai ‘gudangnya’ jenis hijab, Zoya juga memiliki produk unggulan yang bila dipakai tampak elegan.

“Hijab merek Zoya ini lebih simple. Peminatnya cukup banyak. Soal harganya berkisar antara Rp 129.000 hingga Rp 495.000 per helai,” kata Ayu, kasir di Toko Zoya.

Cerita seputaran busana muslimah ternyata menyelimuti penjual busana muslimah di pasar tradisional di kota pempek ini. Di Pasar Palimo, banyak penjual busana muslimah yang berlomba meraup rupiah dari busana muslimah. Omset yang mereka himpun pun juga berlipat ganda.

“Terlebih lagi menjelang ramadhan ini. Aku sengaja jual hijab dan busana muslimah ini karena orang banyak yang belinya,” cetus Nyonya Fitri, penjual busana muslimah di Pasar Palimo.

Tak semua orang tergila-gila dengan merk produk seharga mahal. Di tempat Fitri pun konsumennya berasal dari berbagai kalangan.

“Ya, soal modenya juga tak kalah dengan yang tersaji di toko-toko besak,” ujar Fitri.

Apa yang paling digemari pelanggan? Fitri menjawab, umumnya kaum remaja lebih suka dengan produk long dress terutama berbahan kaos.

“Boleh jujur, berbusana ini tak mesti harus produk bermerk, tapi produk pasaran juga ikut bersaing,” tutup Fitri.

 

TEKS        :RARA MU’ASYIROH (MG)

EDITOR  :RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster