Juni Warga OKI Serbu Dukcapil Buat Akta Kelahiran

 364 total views,  2 views today

Pembutan-akta-kelahiran

Foto : INT

KAYU AGUNG KS – Sejak dikeluarkannya surat edaran nomor 1 tahun 2013, tentang pencabutan surat Mahkamah Agung Republik Indonesia(RI), nomor 6 tahun 2012 yang berisi tentang pedoman penetapan kelahiran malampaui batas satu tahun secara kolektif, intinya bagi pembuat akta kelahiran tidak lagi harus meminta surat penetapan dari Pengadilan Negeri, masyarakat Kabupaten  Ogan Komering  Ilir (OKI) Jumat (28/06/2013)  kemarin, ramai menyerbu kantor kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil).

Pantauan Kabar Sumatera di lapangan, surat edaran tersebut mulai berlaku sejak 1 Mei 2013, akan tetapi masyarakat baru bergerak menyerbu kantor Dukcapil baru satu bulan terakhir ini. Berkas yang masuk setiap hari hampir 500 berkas, ini disebabkan selain karena pembuatan akta kelahiran dipermudah yakni tanpa surat dari Pengadian Negeri juga karena pembuatan akta kelahiran tersebut gratis.

Menurut Tika warga Mangun Jaya ia sangat senang pembuatan akta kelahiran anak dipermudah yakni tanpa surat dari Pengadilan Negeri, ditambah pembuatannya sekarang gratis, jadi mumpung ada kesempatan dan memang akta kelahiran anak merupakan syarat untuk sekolah anak.

Ia mengaku sebelumnya jika kita hendak membuat akta kelahiran anak harus ada surat pengantar dari pengadilan negeri setempat dan semenjak ada peraturan pemerintah yang baru ini, pembuatan akta dipermudah.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Dukcapil melalui kasi akta kelahiran, mengatakan, ia membenarkan dalam sebulan ini masyarakat Kabupaten OKI ramai membuat akte kelahiran, bahkan berkas yang masuk setiap hari hampir 500 berkas perhari selama satu bulan ini.

Menurutnya ini disebabkan karena saat ini Pemerintah Kabupaten OKI selain mempermudah dalam pengurusan akta kelahiran yakni tanpa harus ada surat dari Pengadilan Negeri juga pembuatan ini gratis.

Ia juga menambahkan jika akta kelahiran anak itu sangat penting, diantaranya untuk masuk sekolah anak tersebut, melanjutkan pendidikan diluar jawa, untuk mencari pekerjaan dan lain-lain. Saat ini menurutnya sudah 2.972 ribu akta kelahiran yang sudah diterbitkan dan ini akan terus diterbitkan.

 

Teks: Emil Hidayat

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster