Anwar Mahakil : Pemkab Pali Tidak Punya Harga Diri

 566 total views,  2 views today

kabar sumatera

PALI  KS – Acara rapat koordinasi antara  Pemkab PALI dengan perusahaan yang digelar kemarin malam, menuai tanggapan beragam dari beberapa lapisan masyarakat.

Beberapa tokoh yang dihubungi KS, Kamis (27/6/2013) menyesalkan acara tersebut. Anwar Mahakil, Ketua Presidium Pembentukan Kab PALI menyebut Pemkab Pali tidak punya harga diri.

Hal ini disampaikan Anwar kepada KabarSumatera, menyikapi acara yang digelar pemkab tersebut. “Kalau begini, artinya Pemkab tidak punya harga diri. Barusan saya telpon bupati dan camatnya. Saya marahi semua, sudah bikin malu masyarakat Pali,” tegasnya dengan nada tinggi.

Anwar berharap pemkab dapat tahu diri. “Bila belum punya dana ngantor dipondok pun jadilah,” ujarnya.

Ia juga mengaskan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan ruko 20 pintu yang siap dipakai Pemkab Pali untuk digunakan sebagai perkantoran, tanpa harus ngemis dengan perusahaan.

“Saya juga sudah lihat anggarannya, itu terlalu mewah, kita ini masih berjuang, tidak perlu kursi empuk, kursi kayu atau bangku pun jadilah demi harga diri rakyat” tambah Anwar berapi-api.

Bagi Anwar, perusahaan-perusahaan itu feodalis yang tidak mungkin mengeluarkan dana begitu saja tanpa memberikan pamrih apa-apa. “Ini yang harus dijaga, jangan sampai Pali tergadai,” tuturnya.

Hal senada dilontarkan tokoh masyarakat lainnya yaitu Iwan Pidin. Menurut Iwan, dirinya  juga  menyesalkan terselengaranya acara itu. “Sangat tidak pantas pemerintah melakukannya. Ngemis namonyo. Ini pemerintahan bukannya organisasi karang taruna. Janganlah, memaluke kabupaten kita yang kaya ini,” sesal Iwan.

Iwan menduga acara ini bukan inisiatif bupati. “Saya yakin bukan kemauan Bupati. Soalnya cara-cara ini cuma dilakukan orang-orang kecil yang bermental rendah. Bupati tidak mungkin berpikiran seperti itu. Mungkin alasan bupati idak datang tu karena malu atau tidak setuju dengan cara-cara itu,” ujarnya kepada wartawan.

Mairil Apriyanto, tokoh Suara Rakyat Bersatu Pali juga menyesalkan cara-cara mengumpulkan dana tersebut. Baginya cara tersebut kurang elegan. “Masih banyak cara-cara yang lebih elegan. Bisa dengan musyawarah secara terbuka, tokoh masyarakt diundang, anggota dewan asal Pali juga diundang. Karena masalah ini adalah masalah kita semua yang harus dipecahkan bersama”, ujar Mairil.

Mairil menganggap bila perusahaan dikumpulkan kemudian ujug-ujug minta sumbangan, sama saja dengan menodong. Masih banyak cara yang bisa dilakukan tanpa merendahkan pemkab Pali. “Permasalahan ini bukan semata-mata masalah pemkab, ini masalah kita semua sebagai bagian dari masyarakat Pali,” tuturnya.

Sementara itu, Firdaus Hasbullah SH, tokoh Forum Masyarakat Pali Bersatujuga mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap kepentingan masyarakat Pali. “Kita justru meminta perusahaan untuk segera mengucurkan bantuannya kepada Pemkab. Sudah seharusnya mereka membantu. Mereka kan tahu Bupati belum punya kantor, belum punya tempat. Tunjukkan dong kepeduliannya. Jangan nunggu didemo baru peduli,” tegas Firdaus.

Firdaus menilai, lambannya pembangunan di Pali karena kurang pedulinya perusahaan dalam membenahi infrastruktur. “Kalau mereka dari awal sudah peduli, tentu Pali tidak jadi begini,” bebernya.

Saat ini FMPB, menurut Firdaus sedang menggalang massa untuk memberikan referendum kepada perusahaan tersebut. “Diusir dari Pali atau berikan kontribusi bagi rakyat,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Pali menggelar Rapat Koordinasi dengan Perusahaan-perusahaan yang ada di PALI. Dalam pertemuan di Gedung Arsendora kemarin malam tersebut, bukannya rapat namun diisi dengan. Pemaparan kebutuhan peralatan dan perlengkapan kantor untuk pemkab.

Dalam acara yang tidak dihadiri bupati itu, panitia membagikan daftar kebutuhan senilai Rp 2 Milyar kepada tamu yang hadir. Panitia berharap pihak perusahaan bersedia memberikan bantuan sukarela.

 

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster