Arus Lalu Lintas di Sudirman Dialihkan

25 total views, 3 views today

car-freePALEMBANG, KS-Setelah sempat tertunda, akhirnya car free day  atau kawasan tanpa kendaraan bermotor di Jalan Jend Sudirman, akan di launching pada Minggu (30/6) mendatang.

Saat launcing nanti, menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang, Kompol Arief Fitrianto, arus lalu lintas di Jalan Jend Sudirman akan dipindahkan ke sejumlah jalan alternatif.

“Kendaraan dari simpang Charitas, dialihkan melintas ke Jalan Kol Atmo, Rustam Effendi, Masjid Lama langsung menuju Jembatan Ampera atau Jalan Merdeka. Sedangkan kendaraan dari seberang ulu,  diarahkan melintas ke Jalan Merdeka, Pasar 26 Ilir atau ke dari Jalan Merdeka ke Jalan Radial,” jelas Arief ketika dibincangi, Rabu (26/6).

Pengalihan rute itu kata Arief, sudah disepakati dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan siap dilaksanakan.  Ia juga menyebut, dalam launcing car free day ini, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan menarik.

“Ada tiga panggung yang kita siapkan di bundaran air mancur (BAM) depan Masjid Agung, dan di kawasan Pasar Cinde. Nanti, bakal banyak acara yang menarik,” janjinya.

Arief menyebut, sebenarnya Sat Lantas Polresta Palembang sudah merencanakan launching car free day  di kawasan Sudirman tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun pihaknya, masih menunggu moment yang tepat.

“Tanggal 30 Juni kita pilih, karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 dan HUT Kota Palembang ke-1330,” jelasnya di Balai Kota.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Trasportasi Jalan dan Rel, Dishub Kota Palembang, Agus Suprianto mengatakan, sejauh ini penerarapan car free day mendapat respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang kawasan tersebut.

Walaupun demikian pihaknya akan tetap melakukan evaluasi bersama hasil terapan car free day ini. “Biasanya reaksi negatif itu, baru tahu setelah diterapkan tapi kita harapkan hasil positif,”ujarnya.

Sambung Agus, hasil dari lunching perdana nanti akan dilakukan evaluasi untuk mengkaji apakah penerapan car free day ini baik dilaksanakan setiap minggu atau akan dilakukan berkala hanya dua kali dalam sebulan. Hasilnya, tergantung pada reaksi pelaku usaha dan jasa sepanjang kawasan penutupan jalan tersebut.

”Kami harus memikirkan dampak sosial dan ekonomi di sekitaran kawasan Sudirman, karena jalan disana merupakan sentral perekonomian. Kalau memang tidak menggangu, akan kita jadikan agenda rutin setiap minggu dan sebaliknya,”tukasnya.

PALEMBANG, KS-Setelah sempat tertunda, akhirnya car free day  atau kawasan tanpa kendaraan bermotor di Jalan Jend Sudirman, akan di launching pada Minggu (30/6) mendatang.

Saat launcing nanti, menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang, Kompol Arief Fitrianto, arus lalu lintas di Jalan Jend Sudirman akan dipindahkan ke sejumlah jalan alternatif.

“Kendaraan dari simpang Charitas, dialihkan melintas ke Jalan Kol Atmo, Rustam Effendi, Masjid Lama langsung menuju Jembatan Ampera atau Jalan Merdeka. Sedangkan kendaraan dari seberang ulu,  diarahkan melintas ke Jalan Merdeka, Pasar 26 Ilir atau ke dari Jalan Merdeka ke Jalan Radial,” jelas Arief ketika dibincangi, Rabu (26/6).

Pengalihan rute itu kata Arief, sudah disepakati dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan siap dilaksanakan.  Ia juga menyebut, dalam launcing car free day ini, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan menarik.

“Ada tiga panggung yang kita siapkan di bundaran air mancur (BAM) depan Masjid Agung, dan di kawasan Pasar Cinde. Nanti, bakal banyak acara yang menarik,” janjinya.

Arief menyebut, sebenarnya Sat Lantas Polresta Palembang sudah merencanakan launching car free day  di kawasan Sudirman tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun pihaknya, masih menunggu moment yang tepat.

“Tanggal 30 Juni kita pilih, karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 dan HUT Kota Palembang ke-1330,” jelasnya di Balai Kota.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Trasportasi Jalan dan Rel, Dishub Kota Palembang, Agus Suprianto mengatakan, sejauh ini penerarapan car free day mendapat respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang kawasan tersebut.

Walaupun demikian pihaknya akan tetap melakukan evaluasi bersama hasil terapan car free day ini. “Biasanya reaksi negatif itu, baru tahu setelah diterapkan tapi kita harapkan hasil positif,”ujarnya.

Sambung Agus, hasil dari lunching perdana nanti akan dilakukan evaluasi untuk mengkaji apakah penerapan car free day ini baik dilaksanakan setiap minggu atau akan dilakukan berkala hanya dua kali dalam sebulan. Hasilnya, tergantung pada reaksi pelaku usaha dan jasa sepanjang kawasan penutupan jalan tersebut.

”Kami harus memikirkan dampak sosial dan ekonomi di sekitaran kawasan Sudirman, karena jalan disana merupakan sentral perekonomian. Kalau memang tidak menggangu, akan kita jadikan agenda rutin setiap minggu dan sebaliknya,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com