Polisi Ringkus Tiga Gembong Narkoba

 291 total views,  2 views today

drugs

Ilst Narkoba

PALEMBANG, KS –  Ansar alias Ambo (36), residivis kasus narkotika yang belum satu tahun menghirup udara bebas, kembali ditangkap Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel Sabtu (22/6),  di kawasan Jalan Segaran.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sebanyak 7 paket shabu dan alat hisap.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas yang telah mengincar warga Jalan Sialang, Lorong Perintis, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang ini menemukan barang bukti disimpan di dalam jok motor yang sedang dikendarainya tersebut.

“Saya sudah dua tahun memakai shabu, tapi tidak tahu barang milik siapa dan motor yang saya pakai itu milik pacar saya,” ujar pria yang pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Pakjo selama enam bulan ini.

Disamping itu, tim yang dipimpin Kanit II, Subdit 3 Kompol Syahril juga berhasil menangkap Susanto (22) warga Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame Palembang dengan barang bukti 10 butir ekstasi warna hijau dengan logo Mahkota dan satu paket sabu, di rumahnya.

“Barang didapat dari KP dan akan dijual kembali ke Café Masteria yang berada di kawasan Jalan Soekarno Hatta dengan keuntungan Rp20.000 per butir,” katanya.

Tak hanya itu, tim lain yang dipimpin Kanit II, Subdit 2 Kompol M Isa juga berhasil menangkap M Farizi alias Oka (34) bandar narkoba saat berada di kamar kos nya di kawasan IT II Palembang.

Dari tangan tersangka yang merupakan warga di Jalan Sempayo, RT 36, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II ini petugas menemukan 29 butir ekstasi warna hijau berlogo mahkota seharga Rp5.300.000 dan 14 paket shabu seharga Rp8 juta yang disimpan nya di dalam mesin AC. “Untuk jual saya belum lama dan barang saya dapat dari Ar di kawasan Kuto. Jika semuanya habis terjual untung yang didapat bisa mencapai Rp2 juta,” kata Oka.

Sementara itu, Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Dedy Setyo Yudo Prasetyo melalui Kasubdit II AKBP Suaji membenarkan penangkapan tiga tersangka tersebut.

Serta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 112 dan 114 UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan dan saat ini kita masih melalukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah Sumsel ini,” pungkasnya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster