Stabilkan Harga Menjelang Bulan Puasa

 269 total views,  2 views today

sarono

OLEH SARONO P SASMITO

MESKI  kurang lebih sebulan lagi kita memasuki bulan Ramadhan atau bulan puasa. Kini masyarakat  di Palembang dan Sumatera Selatan sudah mulai kesulitan ketika harga berbagai bahan sembako mulai naik signifikan. Kondisi seperti itu terjadi ketika Kabar Sumatera melakukan liputan di berbagai pasar tradisional dan pasar modern. Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok tersebut  jelas menggganggu ketenangan masyarakat karena mereka harus ekstra keras dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam kondisi seperti ini, seharusnya pemerintah menyediakan stok bahan pangan dan barang yang cukup serta menjaga kelancaran jalur distribusi di berbagai wilayah di Tanah Air. Hal ini penting dilakukan apalagi untuk mengantisipasi lonjakan harga barang akibat rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan menjelang bulan puasa.

Lamanya keputusan pemerintah dalam menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi penyebab utama perilaku spekulan yang dengan seenaknya memainkan harga barang kebutuhan pokok di pasaran. Padahal, kenaikan itu jelas membebani masyarakat di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang belum membaik.

Kita ikut prihatin, kalau kenaikan harga tidak bisa dibendung lagi, tetapi pemerintah bisa menekan dengan memberikan kepastian ketersediaan barang dan kelancaran jalur distribusi. Dengan demikian, tidak ada kelangkaan barang di pasaran yang bisa menyebabkan terjadinya gejolak harga lebih tinggi lagi.

Jika kondisi tak mengenakkan bagi rakyat ini terus dibiarkan, maka selama ini masyarakat harus terus menanggung beban kenaikan harga barang, energi dan jasa. Misalnya, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan harga sejumlah bahan pangan yang terus bertahan tinggi dan kenaikan harga BBM yang akan diumumkan pada pertengahan Juni 2013 mendatang. Padahal,  secara realita terlihat  pendapatan bulanan masyarakat juga tidak bertambah.

Dalam kondisi demikian, jangan salahkan jika rakyat marah dengan keraguan pemerintah untuk menaikkan harga BBM yang imbasnya terkena pada mereka juga. Apalagi kalau sampai jalur distribusi tidak beres-beres.

Agar kondisi kronis ini tidak berkepanjangan maka kita mengharapkan agar pemerintah menyiapkan mekanisme yang tepat dalam mengantisipasi terus melonjaknya harga barang kebutuhan pokok pada puasa dan Lebaran 2013. Operasi pasar, pasar murah, dan kegiatan lainnya harus benar-benar dilaksanakan secara merata sehingga dapat menekan kenaikan harga barang.

Bukan hanya itu, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pasti terjadi peningkatan lalu lintas pengangkutan manusia, barang, dan jasa yang mengakibatkan kemacetan di beberapa titik. Oleh karena itu pemerintah harus menjamin dan menjanjikan infrastruktur dan kelancaran distribusi pangan untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Di lain pihak kita mengharapkan agar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yang mengatakan, pemerintah menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan utama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri benar-benar dipenuhi komitmennya. Tujuh komoditas pangan strategis  harus stabil harganya, bahkan ada yang turun adalah minyak goreng, daging sapi dan ayam, produk hortikultura, gula pasir, terigu, ikan, dan udang serta beras. Moga di tempat kita di Palembang dan kabupaten kota di Sumatera Selatan kondisi seperti itu juga terwujud. Dengan demikian kekhusyukan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dapat kita tunaikan.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster