Kepolisian Masih Terus Bersiaga Amankan Proses Pemilukada

 109 total views,  2 views today

foto-polisi

Ilst.

PALEMBANG, KS-Walau rekapitulasi suara hasil pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumatera Selatan (Sumsel), dan empat kabupaten lainnya di Sumsel sudah selesai dilaksanakan. Namun Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, tetap akan menyiagakan pasukannya.

Pengamanan pemilukada menurut Kepala Polda Sumsel, Irjen Pol Saud Nasution, akan dilaksanakan hingga selesainya pelantikan pasangan terpilih. Saat ini menurut Saud,  ada empat satuan setingkat kompi (SSK) yang disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita tetap bersiaga, empat SSK pasukan kita siagakan dari berbagai kesatuan seperti Brimob, Dalmas dan di back up oleh TNI. Mereka disebar di beberapa tempat, yang di prakirakan butuh langkah cepat. Bukan haya di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja, tetapi di beberapa titik lainnya,” kata Saud dibincangi disela-sela meninjauan pengamanan rekapitulasi suara pemilukada  Sumsel, Kamis (13/6) di KPU Sumsel.

Saud juga menghimbau masyarakat untuk dewasa dalam berpolitik. Menurutnya, jika ada permasalahan bisa diselesaikan secara musyawarah tanpa harus mengerahkan massa yang justru bisa menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kantibmas).

“Kita semua saudara, masyarakat Sumsel ini adalah masyarakat yang humanis. Kalau memang ada persoalan selesaikan secara musyawarah, atau melalui jalur hukum. Tidak perlu lah, dengan mengerahkan massa. Masyarakat juga, jangan mudah terpancing dengan hal-hal yang bersifat provokatif,” himbaunya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting. Menurutnya, pengamanan tetap akan dilakukan walau rekapitulasi suara pemilukada Sumsel dan empat kabupaten lainnya sudah selesai dilaksanakan.

“Kita akan tetap bertahan, dengan personil yang sudah dikerahkan. Di KPU Sumsel saja, ada sekitar 200 personil yang kita kerahkan. Selain di KPU Sumsel, beberapa tempat lain yang rawan seperti KPU Kota Palembang, DPRD Sumsel dan DPRD Kota Palembang juga kita siagakan pasukan,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat Palembang menghormati proses pemilukada, semuanya kata Sabaruddin ada mekanismenya dan itu harus di hormati. “Masyarakat kita himbau tetap tenang, sehingga tidak menggangu ketertiban kantibmas,” tukasnya.

Sebagai informasi, pada 6 Juni lalu digelar pemilukada serentak yakni pemilukada Sumsel, Lahat, Empat Lawang, Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). Dalam pelaksanaannya,  pemilukada Empat Lawang dan Banyuasin kisruh.

Rekapitulasi suara pemilukada Empat Lawang dan Banyuasin, terpaksa dipindahkan ke kantor KPU Sumsel di Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Rabu (12/6). Saat rekapitulasi suara pemilukada Empat Lawang, sempat ada aksi dari ribuan masyarakat Empat Lawang.  Sementara rekapitulasi suara Banyuasin, dilakukan pada malam hari tanpa ada aksi massa. Begitu juga dengan rekapitulasi suara pemilukada Sumsel yang digelar, Kamis (13/6).

Teks    : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster