Demi Anak Bapak Jual Sabu

 250 total views,  2 views today

Foto-Sabu-Tersangka-sedang-Dalam-Pemeriksaaan-Petugas-Kepolisian

Tersangka sedang Dalam Pemeriksaaan Petugas Kepolisian | Foto : Dok KS

PALEMBANG, KS-Demi anak, setiap orang tua siap berbuat apa saja. Demikian juga yang dilakukan Iy (36). Karena ingin memasukan anaknya ke sekolah Taman Kanak-Kanak (TK),  Iy nekat menjadi kurir sabu. Tapi  belum sempat menikmati uang hasil menjadi kurir sabu, Iy keburu ditangkap Anggota Dektorat Narkoba Polda Sumatera Selatan, Selasa (11/6) pukul 11:00 WIB. Warga Kecamatan Sukarme ini, sekarang harus mendekam di balik jeruji dan merasakan dinginya tinggal di penjara.

Penangkapan pria yang sehari-harinya memilki bengkel motor ini, berawal dari laporan masyarakat. Sejumlah warga mengatakan, kalau di dekat Pasar Lemabang, Kecamatan Ilir Timur II akan ada transaksi narkoba. Menindaklanjuti Laporan itu, Kanit 3 subdit 2, Komisaris Polisi (Kompol) Gendi Marzanto beserta anggota Dektorat Narkoba, kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian. Petugas yang sudah mengintai gerak-gerik pelaku langsung meringkusnya.

Saat akan ditangkap, Iy sempat mencoba melawan petugas dan hendak kabur melarikan diri. Namum polisi yang sudah disebar dan siap siaga berhasil meringkusnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Iy dan barang bukti sabu diboyong petugas ke Mapolda Sumsel.

Iy mengatakan, kalau ia nekat menjadi kurir sabu karena butuh uang untuk membiayai anaknya yang paling bungsu untuk masuk sekolah TK. “Uang hasil bengkel tidak mencukupi untuk biaya masuk sekolah TK anak saya, jadi saya terpaksa mau mengantar sabu itu,” ungkap bapak empat anak ini.

Lebih lanjut, Is mengatakan, sabu yang ditangannya itu milik Id yang kini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia mengaku disuruh oleh Id untuk mengantar sabu ke kawasan Pasar Lemabang dekat kantor lurah. “Kalau berhasil nanti diupah Rp 300 ribu oleh Id,” papar Iyan.

Dari penangkapan tersebut, Id berhasil kabur melarikan saat akan ditangkap. Sementara dari tangan Iy, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu ukuran besar seberat 2,6 Gram, senilai Rp 5 juta.

Dir Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Teguh Prayitno saat ditemui di Mapolda, membenarkan adanya pengkapan tersebut. “Kerena tersangka terbukti memiliki dan menyimpan narkoba, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 1, dengan kurungan penjara minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun,” tegas Teguh.

TEKS / FOTO : OSCAR RYZAL

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster