TPS Kian Banyak Hilang

 297 total views,  4 views today

tps

Ilustrasi Tempat Sampah

PALEMBANG, KS-Jumlah tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di Kota Palembang semakin berkurang, hal ini disebabkan karena sebagian warga yang tinggal di pemukiman ataupun di lorong-lorong tidak merasa nyaman jika ada TPS di pemukiman mereka.

Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang, Kemas Abu Bakar menyebut, sebelumnya DKK mempunyai 800 TPS yang tersebar di kota empek-empek ini. Namun jumlah TPS itu, terus berkurang hingga sekarang tinggal 500 TPS saja.

Penyebabnya sebut Abu Bakar, disebabkan banyak faktor diantaranya warga yang tidak mau ada TPS di kawasan tempat tinggalnya. “Mereka beralasan, TPS itu menyebabkan bau sehingga mereka tidak ingin ada TPS di kawasan tempat tinggal mereka. Namun ada juga warga, yang mempersoalkan TPS tersebut kenapa berdiri di tanah mereka,” jelas Abu Bakar ketika dibincangi di ruang kerjanya, Senin (10/6).

Kondisi inilah sebutnya, yang menyebabkan banyak TPS di Kota Palembang yang ditutup. Hal itu sangat disayangkan, padahal kata Abu Bakar setiap pemukiman harusnya minimal memiliki satu TPS. Saat ini menurutnya, hanya sedikit masyarakat yang mau di kawasan tempat tinggalnya, dibangun TPS.

Ada beberapa TPS sebut Abu Bakar, yang sudah di tutup seperti di depan Korem. Lahan eks TPS itu menurutnya, kini dibangun taman kota.  “TPS tersebut dijadikan sebagai taman, dengan tanaman yang indah dan sedap di pandang mata,”ujarnya.

Ia menerangkan sebenarnya di Palembang, masih kekurangan TPS. Apalagi ditambah dengan banyaknya TPS yang hilang atau ditutup. Karenanya DKK sambungnya, berencana akan membangun TPS baru.

Namun di mana lokasinya dan berapa banyak jumlahnya, belum bisa ia pastikan. “Kami masih mengkaji, berapa banyak TPS yang harus dibangun termasuk di mana lokasinya,” imbuhnya.

Namun idealnya tegas Abu Bakar, setiap gedung perkantoran, sekolah, dan instansi pemerintah maupun swasta, harus memiliki TPS. Selama ini hanya sekolah saja beber Abu Bakar, yang mau mengikuti anjuran DKK untuk membangun TPS.

Untuk itu, DKK menginginkan ada integrasi antar instansi, seperti Dinas Tata Kota, KPPT, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam membangun TPS. “Mereka seharusnya menyarankan juga, pada pengembang untuk menyediakan TPS,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster