Semrawut, Pemkot Tertibkan, PKL dan Angkutan Liar

 298 total views,  2 views today

Tim-gabungan-melaksanakan-penertiban-PKL-dan-Angkutan

Tim gabungan melaksanakan penertiban PKL dan Angkutan | Foto : Dok KS

PAGARALM, KS—Upaya menata sejumlah ruas jalan di dalam kota yang kerap kali terkesan semrawut, Pemerintah Kota (Pemkot), Pagaralam membentuk tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo),  Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disperindagkop UKM PP), Satlantas Polres Pagaralam dan  TNI.

Pembentukan tersebut dalam rangka penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL), maupun penataan areal parkir termasuk pula menindak angkutan umum terutama angkot/angdes liar yang kerap menerobos masuk dalam kota.

Kepala Badan Polisi Pamong Praja, Paber Napitupuluh SSTP didampingi Kepala Dinas Perindagkop UKM PP, Ahmadi Damrah SE, Senin (10/6), mengatakan, kegiatan ini sifatnya hanya sebatas penertiban. Menurutnya, kondisi kawasan pasar mulai dari Pasar Tradisional,  Eks Seghepat Seghendi, Pasar Dempo Permai hingga Simpang Asam memang harus dilakukan penataan lagi, mengingat kawasan tersebut padat pengunjung berikut kerap memicu kemacetan.

“Kondisi sejumlah kawasan pasar tersebut kerap kali  menggangu penggunan jalan saat  melintas. Sementara para PKL dengan leluasa menggelar dagangan hingga ke badan jalan. Hal ini tentunya sangat berpotensi terjadinya kemacetan bahkan terkesan semrawut,” terangnya.

Diharapkan, kepada sejumlah PKL, kata Paber,  untuk tertib menjajakan dagangan di tempat yang sudah disediahkan, bukan menjajakan semua dagangan hingga ke badan jalan. Sementara sejauh ini Kota Pagaralam telah meraih piala Adipura untuk ketiga kalinya.

“Berkat dukungan masyarakat luas, Pagaralam dapat meraih piala Adipura tiga kali berturut-turut. Namun jika kondisi yang ada sangat tidak mendukung tentunya penghargaan bidang lingkungan tersebut bisa dikatakan tidak ada artinya jika masyarakat sama sekali tidak merasa memiliki kesadaran terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kadishubkominfo Drs.Agustiar Effendi, menambahkan, pihaknya melakukan menertibkan terhadap  angkutan umum yang sering kali parkir disembarang tempat termasuk angdes yang melakukan pelanggaran dengan menerobos masuk ke kawasan pusat kota. Selain itu, penataan terhadap areal parkir kendaraan di tepi jalan berikut melarang angkutan barang yang melakukan bongkar muat disejumlah lokasi yang ada.

“Penertiban ini digelar guna menindak tegas keberadaan angkot/angdes
liar yang bebas beroperasi di dalam kota. Selain itu, kami akan memberikan saksi kepada siapapun yang melakukan pelanggaran termasuk jika ada petugas dilapangan yang ikut terlibat didalamnya,” tegas Agustiar.

 Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster