Handono Kenalkan Teknologi Pengelolaan Sampah

 179 total views,  2 views today

Handono

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Peduli Sampah yang dibina PT Pertamina Field Adera

PALI | KS-Gelar pemuda pelopor tingkat nasional yang melekat pada Handono seakan tidak percuma. Sepulang dari mengikuti Silaturahni Forum Komunikasi Pemuda Pelopor Nasional di Jember, Handono membawa teknologi pemberdayaan sampah.

Teknologi yang dikenalkan Handono adalah mengelola sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak alternatif seperti bensin dan solar. Handono mengenalkan teknologi kepada PT Pertamina EP Asset II Field Adera.

Saat ditemui di Kantor Legal and Relation Field Adera, Senin (10/6), Handono mengatakan teknologi ini bisa dilaksanakan di Kab Pali, salah satunya melalui fasilitasi Pertamina.

“Di tiga desa di kecamatan Tanah Abang saja produksi sampahnya mencapai 3 ton per hari, apalagi kalau digabung dengan desa-desa lainnya, saya yakin bisa mas,” tuturnya.

Menurut Handono, selama ini ia mengelola Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Peduli Sampah yang dibina PT Pertamina Field Adera. KUBE ini sudah mengelola sampah dari Desa Tanah Abang Jaya, Tanah Abang Selatan dan Tanah Abang Utara Kec Tanah Abang Kab Pali.

Dari pengumpulan sampah ini, Handono berhasil mengumpulkan 3ton sampah perhari. Setelah diolah, sampah ini mampu menghasilkan kompos dan setelah dijual mampu menghasilkan uang 15 juta per bulan.

Dari pengelolaan, sampah inilah Handono berhasil menyabet gelar Juara III Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2012. Dengan bekal ini Handono dapat mengunjungi tempat pengelolaan sampah di Surabaya, dan hasilnya yaitu ia menguasai teknologi mengubah sampah menjadi BBM alternatif.

“Bayangkan saja mas, dari 1kg plastik dapat menghasilkan 1 liter bensin, kalau kita bisa mengelolanya bisa membawa manfaat bagi masyarakat yang akan mengalami kenaikan harga BBM” ujarnya.

Selain menghasilkan BBM, dengan teknologi ini juga bisa dihasilkan asap cair, antiseptic, pembeku karet, suplemen makanan obat paru-paru dan suplemen makanan obat penambah vitalitas pria. “Soal suplemen ini, kita sudah menandatangani MoU dengan negara Jepang, Cina, India dan Arab Saudi. Mereka sudah mendengarkan presentasi kami, makanya mereka berminat membeli produk kami,” tambah Handono.

Terkait pengembangan ini, Manajer PT Pertamina EP Field Adera, Ery mengatakan pihaknya siap membantu merealisasikan mimpi Handono. “Kita sambut baik rencana ini apalagi sudah ada sertifikasi dari Sucofindo. Namun kita minta Pak Handono melengkapi lagi lisensi dari BPOM. Tapi pada dasarnya kita siap bantu, apalagi Pak Dono ini binaan kita sejak 2009,” ujar Ery.

Bukan hanya pihak Pertamina, Penjabat Bupati Pali, Ir H Heri Amalindo pun tak mau kalah. Setelah pertemuan dengan pertamina, Heri langsung memanggil Handono. “Bapak bupati sangat respek, beliau minta konsepnya disiapkan untuk direalisasikan di seluruh Kab Pali,” pungkas Handono.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster