PT YOANDA PRIMA, ARMADA TERBARU, HARGA TERJANGKAU

 556 total views,  6 views today

PALEMBANG KS-Menjadi transportasi darat yang menyuguhkan layanan kepuasan dan kenyamanan penumpang  setia adalah visi lahirnya PO Yoanda Prima. Di luar itu, Yoanda Prima berusaha menawarkan tarif berjangkau untuk seluruh kalangan masyarakat.

Sedikitnya empat armada bus terpakir di Jalan Soekarno Hatta, Nomor 2, Kota Palembang. Bus itu sebagian bewarna merah berpadu putih dan hijau daun. Tulisan Bus Pariwisata pun menempel di badan mobil tersebut. Persis di belakang kantor PO Yoanda Prima ini, workshop atau bengkel pun tersaji setiap saat untuk memerbaiki onderdil bus yang ada.

“Armada itu kita sediakan demi memberikan kenyamana bagi semua penumpang khususnya yang ingin berwisata sesuai pilihan mereka,” demikian kata H Jhon Samti, Direktur Utama PT Yoanda Prima melalui putranya bernama Erik kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Rabu (29/3) di ruang kerjanya.

Baru sepekan ini, lanjut Erik, guna menyuguhkan layanan terbaiknya, PT Yoanda Prima mendatangkan beberapa armada pariwisata ‘buka bungkus’ terbaru dengan kapasitas 31 penumpang. Layanan pada armada ini sedikit agak berbeda dengan reguler. Tersebab, kata Erik.

“Jika dihitung setiap penumpang tarifnya sebanyak Rp 2,2 juta per hari. Itu sudah termasuk biaya driver, akomodasi, selimut, penginapan, dan kru yang profesional dan berpengalaman,” Erik membeberkan.

Armada bus pariwisata berlabel Yoanda Prima ini selain menjelajahi Pulau Sumatera juga pernah berangkat ke Lombok dan kawasan Pulau Jawa lainnya.

“Pokoknya soal tour ini kita serahkan kepada penumpang mau pilih yang mana? Ya intinya tergantung mereka,” tutur Erik.

Kemajuan PT Yoanda Prima yang berdiri sejak 1998 ini tidak hanya berlaku untuk penumpang armada pariwisata. Namun, untuk keberangkatan reguler, Yoanda Prima mengalami lonjakan kepercayaan luar biasa. Khusus penumpang reguler tujuan Palembang-Padang-Bukittinggi ini disediakan armada AC dan Non AC.

“Ada rencana kami mau buka loket di Muntuk, Kepulauan Bangka Belitung. Ya, sekaligus berencana Yoanda Prima akan bekerjasama dengan perusahaan armada laut jetpoil seperti Bahari Express,” terang Erik.

Kata Erik, PT Yoanda Prima kini berdiri sendiri. Ini artinya, untuk pelanggan baik armada pariwisata maupun reguler tak ada masalah.

“Cuma masalah kita adalah travel gelap. Ha..ha…ha..,” ujar Erik sambil tertawa.

Lanjut Erik, untuk armada reguler setiap harinya berangkat sebanyak dua unit terdiri armada AC dan Non AC.

TEKS/FOTO  :RINALDI SYAHRIL

EDITOR          :RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster