Orang Gila Selundupan di Tanjung Enim

 1,285 total views,  2 views today

Orgill-masih-ramai-berkeliaran-di-Kota-Tanjung-Enim

Orang gila masih ramai berkeliaran di Kota Tanjung Enim

MUARA ENIM | KS-Masyarakat Kota Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim meminta pihak terkait, untuk menertibkan para orang gila (orgil)  yang biasa berkeliaran di pusat Kota. Karena keberadaan mereka, selain mengganggu kenyamanan warga, juga sering mempertontonkan kemaluan mereka di hadapan khalayak ramai.

“Keberadaan mereka ini sangat menggangu dan meresahkan warga di Kota Tanjung Enim. Jadi sudah selayaknya ditertibkan oleh pihak terkait. Sekarang ini, orgil memang masih ramai terlihat berkeliaran di Kota Tanjung Enim,” ucap Suranto (45), salah seorang warga Kota Tanjung Enim kepada Kabar Sumatera, kemarin (29/5).

Sebenarnya, kata dia, maraknya orang gila yang berkeliaran di kota Tanjung Enim bukan merupakan warga Kota Tanjung Enim asli. Melainkan, warga pendatang yang sengaja dilepas ke Kota Tanjung Enim.

“Kita tidak tahu darimana orang gila ini datang, pastinya mereka bukan warga kota Tanjung Enim. Besar kemungkinan mereka ini sengaja dibuang ke Kota Tanjung Enim oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” terang Suranto.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim khususnya pihak terkait agar para orang gila segera ditertibkan dan dibina, sehingga mereka tidak lagi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kita meminta kepada pihak terkait agar segera menertibkan mereka, sehingga tidak lagi mengganggu kenyamanan aktifitas masyarakat sehari-hari. Serta keindahan kota dapat terjaga dengan baik,” pungkas Suranto

Terkait masalah ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muaraenim Drs M Teguh Jaya MM menghimbau, kepada masyarakat yang memiliki keluarga atau mengetahui ada warga yang mengalami masalah sosial, agar berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim. Nantinya akan diberikan solusi atau jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi.

“Kita akan melakukan pembinaan dan menyalurkan mereka ke panti rehabilitasi. Untuk melakukan penertiban, kita tidak berhak, namun kita hanya melakukan pembinaan. Penertiban dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Muara Enim,” tutur Teguh.

Teks     : Siswanto

Editor : Mustaqiem Eska





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster