Hanya Beroperasi Satu Kali Seminggu

 319 total views,  2 views today

klinik-terapung-musi

Klinik Terapung Musi | Foto : Dok KS

PALEMBANG, KS-Walau masuk sebagai katagori kota metropolis, ternyata masih ada warga di Palembang yang belum bisa menikmati fasilitas publik yang layak. Di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus misalnya.

Fasilitas kesehatan di kelurahan ini, cukup memprihatinkan. Klinik trapung yang melayani kesehatan warga setempat kondisinya rusak parah.  Pantauan koran ini, kemarin,  dinding dan lantai bangunan dari papan tersebut terlihat sudah rapuh.

Beberapa ruangna juga, sudah tidak terpakai lagi karena kondisinya yang tidak layak. Kondisi ini diperparah dengan petugas, yang jarang datang. Sehingga klinik terapung itu, hanya beroperasi satu kali dalam satu minggu.

 Hansiati, salah satu bidan yang bertugas di klinik terapung itu mengaku kondisi bangunan klinik yang menjadi tempatnya mengabdi sangat tidak layak lagi. Sampat saat ini, klinik yang sudah beroperasi sejak empat tahun lalu itu belum juga ada tanda-tanda bakal diperbaiki.

Dengan keterbatasan tenaga medis, operasional klinik menurutnya hanya dilakukan satu kali seminggu. Itu jelasnya, sudah dilakukan sejak 2010 lalu sesuai dengan instruksi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang.

“Hanya hari Selasa saja, klinik beroperasi. Karena memang hari itu, memang cukup ramai sebab bertepatan dengan pasar dadakan atau kalangan,” jelas Hansiati.

Lokasi klinik yang terbilang di kawasan sepi, juga menjadi alasan kenapa hanya Selasa saja klinik beroperasi. “Ini sebagai bentuk antisipasi keamanan, karena disini kalau hari-hari lain sangat sepi dan sering terjadi perampokan. Bahkan klinik ini saja sempat dibobol pencuri, dua kipas angin dan alat disini dibawa kabur,”sebutnya.

Bagaimana dengan antusiasme masyarakat ?, dia menyebut cukup tinggi. Memang jumlah pasien menurutnya, tidak seramai di Puskesmas induk di Gandus. Namun setiap beroperasi, sedikitnya ada 70 pasien yang datang untuk memeriksakan kesehatannya.

 Umumnya kata Hansiati, keluhan yang disampaikan adalah keluhan ringan seperti inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA), batuk, flu dan kabies  atau korengan di  kulit.

Untuk jam operasional, Klinik Terapung Pulokerto ini dibuka sejak pagi sampai siang hari. “Masyarakat sudah tahu jadwalnya, namun yang menjadi kendala disini keamanan dan jumlah petugas. Setiap operasional, hanya saya dan dibantu satu petugas apoteker dari Dinkes Palembang,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster