Qoriah Terbaik Muara Enim Itu Tuna Netra

 414 total views,  4 views today

leni-hartati-(Qoriah-Tunanetra)

Leni Hartati (Qoriah)

MUARA ENIM | KS-Meskipun fisiknya tidak sempurna seperti kebanyakan orang, tetapi tidak menyurutkan hati Leni Hartati (27), seorang Qoriah terbaik Kabupaten Muara Enim untuk terus berprestasi.  Berbagai prestasi telah ia dapatkan dibidang tilawatil quran antar tuna netra, baik di tingkat kecamatan, kabupaten bahkan provinsi.

“Alhamdulillah, pada 2010 lalu, saya masih bisa mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim pada ajang  MTQ tingkat Provinsi di Lubuk Linggau,” tutur Leni kepada Kabar Sumatera.

Ibu dari satu orang anak ini mengaku, sebenarnya ia mulai senang membaca Al-qur’an sejak kecil, sekitar usia tiga tahun. Pada usia itu, dirinya terkena sakit campak yang mengakibatkan kedua matanya buta hingga sekarang. Tapi, dirinya tidak pernah merasa putus asa dan minder. Bahkan kekurangannya itu, ia manfaatkan dengan banyak mendalami ilmu agama terutama dalam seni baca Al-quran.

            “Berkat keinginan yang kuat dalam hati, disertai niat yang tulus ikhlas ingin belajar Alquran. Akhirnya saya diberikan kemudahan oleh Allah Swt dalam memahami ayat Alquran dari berbagai macam guru ngaji yang pernah ia belajar,” tutur Leni.

Dirinya mulai ikut lomba-lomba baca al_quran, kata dia, sejak usia 20 tahun. Pada 2002 lalu mengikuti MTQ tingkat Kecamatan di Prabumulih, dengan mendapat juara I, tahun 2003 mengikuti MTQ tingkat Provinsi di Ogan Komering  Ilir (OKI) dengan mendapatkan juara III, Tahun 2006 kembali mengikuti MTQ tingkat Provinsi di Pagar Alam dengan mendapatkan juara II, serta tahun 2008 mendapatkan juara harapan I pada MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Muara Enim. Terakhir juara III MTQ provinsi di Musi Rawas dan Lubuk Linggau.

Dirinya berharap, adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan kelangsungan hidupnya dan keluarganya yang masih dalam serba kekurangan. Karena ia rasakan hingga kini masih kurang sekali perhatian dari pemerintah dari segi kesejahteraan untuk dirinya.

“Saya berharap, Pemkab Muara Enim dapat memberikan perhatian kepada dirinya dan keluarga, karena kehidupannya sekarang ini masih dalam serba kekurangan. Apalagi suami saya juga menyandang nuta netra, sehingga tidak bisa bekerja secara maksimal untuk menghidupi keluarga,” harap Leni.

Teks     : Siswanto

Editor : Mustaqiem Eska





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster