Petanque Sumsel Kirim 8 Atlet Terbaik

 324 total views,  2 views today

olahraga

PALEMBANG|KS-Cabang Olahraga (Cabor) Petanque Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan menjadi wakil Indonesia pada Kejuaraan Pan Pacifik ke-7 di Brunei Darussalam pada 31 Mei – 3 Juni mendatang.

Demikian yang diungkapkan, pelatih tim Petanque Sumsel, Iwan Rosidi disela-sela Audiensi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel, yang sambut Sekretaris Umum KONI Sumsel, Maryama Bustam, di Aula KONI Sumsel, Selasa (28/5) kemarin.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan mengatakan jika Petanque Sumsel akan mengirimkan sebanyak delapan atlet plus satu Manajer dan 2 pelatih yang mewakili Indonesia. Yakni terdiri dari empat putri, Dwi Anjani, Anisa Alfath, Nyimas dan Dian Kharisma Yulianti. Sedangkan untuk putra ada Ahmad Kauli, Lembaut, Azuar, dan Ferry Erza Putra.

“Kedelapan atlet yang akan berangkat ini semuanya merupakan juara pada turnamen. Baik itu Nasional maupun Internasional,” ungkapnya.

Diantaranya seperti Dwi yang mendapatkan medali perak kejuaraan Asia di Hanoi, Vietnam beberapa waktu lalu. “Kita sengaja membawa para atlet yang sudah memegang mendali dan sang juara, karena kita tidak mau main-main di kejuaraan ini karena akan diikuti 14 negara di Dunia,” terangnya.

Dia menjelaskan, kejuaraan petanque ini merupakan yang ke-7 dilakukan di Brunei dan terdapat 14 Negara yang ikut serta dalam kejuaraan tersebut. Diantaranya, Filipina, Singapura, Malaysia, China, China Taipe, Vietnam, Myanmar, Australia, Thailand, Laos, Kamboja, Brunei dan Indonesia.

Untuk target, dia menuturkan tidak memasang tinggi. Cukup tim tampil terbaik dan mempersembahkan hasil maksimal. Sebab para pesaing bukanlah tim sembarangan yang merupakan terbaik di dunia.

“Kita tidak memasang target untuk kejuaraan ini. Tetapi kita berusaha bermain dengan maksimal dan diharapkan hasilnya pun maksimal. Karena negara yang ngeikuti kejuaraan ini juga semuanya kuat-kuat,” bebernya.

Pada kejuaraan di Brunei nantinya tim Petanque akan ikut dalam 2 kelas, yakni kelas Triple dan Shoting. Pihaknya juga sudah mempersiapkan untuk mengikuti kejuaraan Brunei ini dengan melakukan latihan secara Intensif mulai dari 1 Maret yang lalu.

Kendati sudah latihan sejak 1 Maret lalu tetapi dinilai latihan dengan kurun waktu kurang lebih satu bulan itu ia merasa belum cukup karena setidaknya mempersiapkan latihan untuk suatu event itu paling tidak tiga bulan lebih.

“Kita mengikuti kelas diantaranya kelas triple dan Shoting. Dari kelas yang dipertandingkan ini nantinya kita berharap pada akan mendapatkan medali dari masing-masing kelas. Mengingat kita juga mempersiapkan kejuaraan ini sangat singkat, jadi kita berharap atlet yang ada itu bisa bermain dengan maksimal,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Umum KONI Sumsel, Maryama Bustam mengatakan, pihaknya sangat bangga kepada atlet-atlet berprestasi asal Sumsel yang sudah bisa mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan seperti kejuaraan yang sebentar lagi di Brunei.

Ini merupakan salah satu wujud bahwa di Sumsel sudah bisa melahirkan atlet-atlet yang akan mampu mengharumkan Indonesia di muka dunia nantinya.

“Kita ucapkan selamat bertanding kepada para atlet yang akan bertanding nantinya, bermainlah dengan maksimal agar bisa mengharumkan nama Indonesia di kanca dunia, serta selalu junjung tinggi jiwa sportivitas kita,” ungkapnya.

Sebagai penyemangat, usai Audiensi Maryama memberikan uang saku kepada tim Pentaque yang akan bertanding di Brunei akhir Mei mendatang.

“Mungkin tidaklah seberapa. Tapi ini anggaplah sebagai motivasi agar dapat memberikan yang terbaik. Mengharumkan nama Indonesia dan Sumsel di mata dunia,” terangnya.

TEKS       : SADAM MAULANA

EDITOR :RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster