Desa di Sumsel Masih Gelap Gulita

 372 total views,  6 views today

PALEMBANG, KS-Walau mendapat julukan lumbung energi nasional, ternyata belum semua wilayah Sumsel terang benderang.  General Manager (GM) PT PLN Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB), I Gusti Agung Suteja beberapa waktu lalu menyebut, ada sekitar 200 desa dari 2.831 desa di Sumsel atau sekitar 6000 kepala keluarga (KK) yang belum teraliri listrik.

“Butuh 10 sampai 15 tahun kedepan, agar semua desa di Sumsel bisa teraliri listrik. Sebab kita hanya mampu membangun jaringan 20 desa sampai 30 desa, pertahunnya,” kata  Gusti.

PLN juga kesulitan membangun jaringan listrik dari desa ke desa, dikarenakan jarak antar desa yang berjauhan. “Ada yang mencapai 50 km, dari gardu PLN. Jika dipaksakan, tegangan listrik yang dialirkan akan menurun sehingga tidak optimal,”ungkapnya.

Data yang dihimpun Kabar Sumatera, saat ini di Sumsel baru ada tiga kota yang penduduknya 100 persen sudah menikmati aliran listrik yakni Palembang, Prabumulih, dan Pagaralam.  Ada tiga kabupaten di Sumsel juga, yang paling banyak desanya belum teraliri listrik yaitu OKU Selatan sebanyak 91 dari 261 desa (65,13%), Musi Rawas 90 dari 272 desa (68,23%), dan Banyuasin 88 dari 286 desa (68,53%).

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin sendiri mengatakan jumlah desa yang belum teraliri listrik di Sumsel tersebut terbilang sedikit yakni hanya 10 persen dari total desa. Ia yakin, semua desa di Sumsel nantinya akan terang benderang.

“Kondisi topografi Sumsel, yang terdiri dari rawa-rawa, pegunungan dan sungai, menyulitkan untuk membangun jaringan listrik sampai pelosok desa,” kata Alex memberikan alasan.

Alex menegaskan pemprov berkomitmen, agar semua desa di Sumsel bisa teraliri listrik. Karenanya kata Alex, pemprov terus berusaha membangun jaringan listrik di desa-desa yang belum teraliri listrik.

“Saya yakin, satu atau dua tahun kedepan semua desa di Sumsel bisa teraliri listrik. Tetapi itu butuh dukungan, semua wali kota dan bupati di Sumsel,” ujarnya.

Kabid Kelistrikan dan Pemanfaatan Energi pada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumsel, Marwan Saragih menambahkan, Sumsel saat ini mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di Lahat, Muaraenim, dan OKU Selatan.

“Dengan PLTMH itu, 15 desa terisolasi di Sumsel atau sebanyak 2.678 KK bisa menikmati aliran listrik. Pembangkitnya kita yang mengembangkan, kabupaten dan kota kita minta untuk membangun jaringannya hingga bisa mencapai desa-desa yang belum terlayani aliran listrik,”tukasnya.

Teks      : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster