Debat Kandidat cabup OKI dibatalkan

 275 total views,  2 views today

KAYUAGUNG–KSBerdasarkan pertimbangan keamanan,  akhirnya debat Kandidat Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) yang sempat di jadwalkan dalam tahapan Pilkada OKI oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah, akhirnya dibatalkan.

Ketua KPU OKI Abdul Hamid Usman melalui kasubag Humas dan teknis pemilu, Dedi Irawan, kemarin,menjelaskan bahwa pihaknya sangat mempertimbangkan faktor keamanan. Apalagi didukungpertimbangan dari pihak keamanan bahwa debat kandidat kali ini bisa memancing keributan antara para pendukung 6 pasangan calon Bupati OKI.

“KPU OKI batal menggelar debat kandidat yang sebelumnya sudah di jadwalkan dalam tahapan Pilkada. Dalam tahapan yang sudah kita susun di dalamnya ada jadwal debat kandidat, tetapi setelah dibahas ternyata memang tidak kondusif untuk di gelar debat kandidat,” terangnya.

Pembatalan debat kandidat tersebut kata Dedi, berdasarkan masukan dari kepolisian dan pihak terkait, dengan pertimbangan keamanan maka debat kandidat di batalkan.

Menurut pihak Keamanan jika tetap akan di gelar debat kandidat, pihaknya tidak bisa menjamin akan berlangsung aman.

“Kultur masyarakat masih berbeda, jika tetap dilakukan debat kandidat bisa memicu keributan dari masing-masing pendukung,” tambah Abdul Hamid.

Bagi Hamid, keputusan KPU OKI untuk membatalkan kampanye debat kandidat yang sedianya dilaksanakan dalam jadwal kampanye bukan kebijakan sepihak, tetapi dilaksanakan atas rekomendasi Kepolisian.

“Berdasarkan pasal 26 Peraturan KPU Nomor 69 Tahun 2009, kepolisian dapat memberi saran dan masukan kepada KPU sesuai tingkatannya, untuk menunda atau membatalkan kampanye, dengan alasan keamanan tidak kondusif. Untuk menjadikan pilkada yang aman kita harus terus berkoordinasi dengan pihak keamanan,” tegas Hamid lanjut.

Selain faktor keamanan, pembatalan jadwal debat kandidat tersebut lanjut Dedi, karena keterbatasan dana yang tersedia di KPUD OKI.

“Untuk menggelar debat kandidat kita kekurangan dana, mengingat dana kita hanya sedikit, dana pilkada untuk satu putaran hanya Rp 25 miliar, jika memang terjadi dua putaran maka baru ditambah lagi Rp 10 miliar,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat tidak kecewa dengan dibatalkannya debat kandidat, sebagai penggantinya KPUD OKI akan merekam penyampaian misi dan visi dari keenam pasangan kandidat saat menyampaikan misi dan visinya di gedung DPRD OKI kemarin (28/5).

“Hasil rekaman penyampaian misi dan visi itu akan ditayangkan melalui media eletronik, sehingga masyarakat bisa mengetahui misi dan visi para kandidat,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kapolres OKI AKBP Agus Facthullah didampingi kasat Intel AKP Eko Susanto SH, mengatakan bahwa dengan pertimbangan keamanan lebih baik  debat kandidat ditiadakan karena bisa memicu keributan diantara pendukung pasangan cabup.

“Kita memberikan masukan kepada KPUD OKI agar membatalkan debat kandidat tersebut, karena tidak ada yang bisa menjamin jika terjadi keributan saat debat berlangsung, sementara itu memang kultur masyarakat kita sangat berbeda,” terangnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada para timses pasangan agar selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian, hal ini dimaksudkan untuk memberikan persiapan pengamanan yang maksimal selama jalannya kampanye.

“Kita berharap juga para tim sukses proaktif untuk koordinasi dengan kita terus untuk pengamanan kampaye, pihaknya juga  berharap kampanye berjalan dengan aman, sesuai denngan harapan kita” tukas Eko.

Teks     : Emil Hidayat

Editor : Mustaqiem Eska





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster