RT/RW Dihadiahi Baju Batik

 171 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali menganggarkan dana untuk pengadaan baju seragam batik bagi 4.917 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kota Palembang, dengan dana sekitar Rp200 ribu per orang.

Saat ini menurut Ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (BPMK) Kota Palembang,  Nasir Kadir, pengadaan baju seragam tersebut masih dalam proses tender. Ia memastikan Juni mendatang, akan selesai.

“Motif batik yang akan digunakan, akan sama dengan seragam RT/RW sebelumnya yakni Jembatan Ampera. Namun ada sedikit perbedaan warna, akan ada permainan warna merah di bagian depannya,”kata Nasir saat dibincangi di ruang kerjanya,  Senin (27/5).

Nasir mengatakan, seragam untuk Ketua RT dan RW ini mulai digagas sejak 2010 lalu. Sementara motif Jembatan Ampera pada seragam batik tersebut,  sudah dipatenkan khusus untuk Ketua RT/RW.

Tahun ini sambungnya, jumlahnya seragam yang diberikan lebih banyak dari sebelumnya karena adanya pemekaran RT di beberapa kelurahan. “Data yang kami terima hingga Mei ini, sudah ada tambahan sebanyak 32 RT dan 2 RW baru. Jadi, untuk seragam ini tentu ada penambahan jumlah,” ujarnya

Menurut Nasir, pemekaran RT/RW terjadi karena sudah semakin padatnya penduduk di metropolis. Karena, idealnya suatu RT terdiri dari 100 kepala keluarga (KK).

“Pemekaran RT itu kebijakan kelurahan dan kecamatan setempat. Jika memang ada pengajuan, bisa mendapatkan rekomendasi dari kami dengan syarat yang sudah ada. Misalnya di kawasan perumahan baru di Sako, yang sudah ada 100 KK dan sudah disepakati ketua RT nya,”imbuhnya.

Masih kata Nasir, selain pengadaan seragam bagi RT/RW juga disiapkan dana operasional untuk RT dan RW.  Tahun ini uang insentif untuk Ketua RT dan RW di Kota Palembang tersebut naik 100 persen , dibandingkan tahun sebelumnya.  Tahun lalu, insentif untuk Ketua RT dan RW ini perbulannya Rp100 ribu sementara tahun ini menjadi Rp200 ribu perbulan.

 “Dana ini beda dengan dana operasional untuk kelurahan. Kalau kelurahan, kita siapkan Rp50 juta setiap kelurahan, dan diperuntukkan untuk pengembangan infrastruktur, administrasinya, serta pengadaan bak sampah di kelurahan tersebut,”terangnya.

Sebelumnya Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra, mengatakan seragam bagi Ketua RT dan RW itu diperlukan karena peran mereka yang besar dalam membina, mengendalikan, dan membantu pelayanan ke masyarakat secara langsung. “Peran RT/RW ini cukup besar, misalnya, dalam mensosialisasikan program nasional elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) di Palembang,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster