Nasib SN Diputuskan Sebelum Pilgub

 226 total views,  2 views today

sarimuda-nellyPALEMBANG, KS-Nasib pasangan Sarimuda-Nelly Rasdiana (SN), apakah akan tetap menjadi pasangan pemenang pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Kota Palembang sesuai dengan SK Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Nomor 35 tahun 2013, atau sebaliknya akan ditentukan sebelum 6 Juni mendatang atau sebelum pelaksanaan pemilihan umum gubernur (pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel).

Pasangan SN sendiri, sebelumnya memang ditetapkan sebagai pemenang pemilukada Palembang. Namun Mahkamah Kontitusi (MK), menganulir SK KPU Kota Palembang Nomor 34 tahun 2013 tentang Rekapitulasi Suara Pemilukada Palembang, sehingga pasangan Romi Herton-Harnojoyo lah, yang meraih suara terbanyak dalam pemilukada Palembang.  Akibatnya, SK KPU Kota Palembang Nomor 35 tahun 2013 pun menjadi perdebatan apakah batal dengan demi hukum atau tetap sah.

“Sebenarnya kami ingin melaksanakan pleno, penetapan pasangan cawako-cawawako terpilih setelah pemilihan umum gubernur (pilgub) Sumsel. Kita ingin saat ini colling down dahulu untuk menenangkan kondisi, sehingga nanti saat keputusan diambil KPU maka semua pihak bisa menerimanya,” kata Eftiyani dihadapan sembilan perwakilan pendukung pasangan SN yang mendatangi KPU Kota Palembang, Senin (27/5).

“KPU Kota Palembang, tidak ingin proses pemilukada Sumsel terganggu. Namun karena didesak terus menerus agar KPU segera mengambil putusan, KPU siap menggelar pleno penetapan tersebut sebelum pelaksanaan pemilukada Sumsel,” tegas Eftiyani.

Pernyataan Eftiyani ini disampaikan, karena adanya desakan dari pendukung pasangan SN agar KPU segera menetapkan pasangan SN sebagai pemenang pemilukada Palembang.

Namun Eftiyani menolak melakukan itu, ia menyebut KPU belum bisa mengambil keputusan apapun. KPU butuh waktu untuk mempelajari keputusan MK yang membatalkan SK KPU Kota Palembang Nomor 34 tahun 2013 tentang Rekapitulasi Suara Pemilukada Palembang.

KPU sambungnya, butuh berkonsultasi dengan KPU pusat dan KPU Sumsel terkait putusan tersebut. “Sehingga keputusan yang akan kami buat nanti, bisa diterima semua pihak,” ujarnya.

Kembali Datangi KPU

Sementara itu, ratusan massa pendukung pasangan Sarimuda-Nelly, kemarin kembali mendatangi KPU Kota Palembang. Namun aksi ratusan massa ini, sama seperti sebelumnya dihadang pagar kawat berduri yang dipasangan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Kamboja, Palembang.

Mereka mengusung keranda mayat, sebagai simbol matinya nurani komisioner KPU Kota Palembang dan majelis hakim MK yang membatalkan kemenangan pasangan Sarimuda-Nelly.

“Kenapa KPU Kota Palembang membuka peluang, terjadinya perhitungan ulang surat suara di lima tempat pemungutan suara (TPS) di MK. Perhitungan ulang di MK itu, tidak dibenarkan. Harusnya hanya formulir C3 saja yang dihitung, ada apa dengan KPU,” ungkap Syamsul Wijaya, salah satu pendukung pasangan Sarimuda-Nelly dalam orasinya.

Setelah melakukan orasi, sembilan perwakilan massa pendukung pasangan Sarimuda-Nelly berdialog dengan Ketua KPU Kota Palembang. Dalam dialog ini, mereka meminta KPU Kota Palembang segera menggelar rapat pleno untuk menetapkan pasangan cawako-cawawako terpilih.

“Kami sudah capek terus kesini, kami minta KPU segera menetapkan pasangan terpilih sebelum pilgub Sumsel.  Namun, KPU harus menetapkan pasangan Sarimuda-Nelly lah sebagai pemenang,” desak Abror, salah satu pendukung pasangan Sarimuda-Nelly.

Tak hanya itu, sembilan perwakilan ini juga meminta KPU mengabaikan putusan MK dan tetap bertahan dengan putusan awalnya yang menetapkan pasangan Sarimuda-Nelly sebagai pemenang.

Sebagai informasi, sebelumnya MK membatalkan SK KPU Kota Palembang Nomor 34 tahun 2013 tentang Rekapitulasi Suara Pemilukada Palembang. Dalam SK Nomor 34, KPU menetapkan pasangan Sarimuda-Nelly sebagai peraih suara terbanyak. Namun MK setelah memeriksa permohonan pasangan Romi Herton-Harnojoyo, terhadap rekapitulasi suara di lima TPS akhirnya mengabulkan permohonan itu dan mengeluarkan putusan yang menetapkan pasangan Romi-Harno lah peraih suara terbanyak.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster