Harga Cabai Kembali Naik

 144 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-Harga cabai merah kriting di pasar tradisional di Kota Palembang, kembali mengalami kenaikan.  Sebelumnya harga cabai merah kriting ini sempat turun di angka Rp30 ribu per kilogram, namun sekarang kembali naik menjadi Rp38 ribu per kilogram.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak Minggu (26/5) lalu. Kenaikan ini, dikeluhkan oleh warga.  Nuriah (38), misalnya. Ibu empat orang anak yang biasa berdagang lontong keliling di Setda Kota Palembang tersebut, mengaku kenaikan harga cabai tersebut cukup menganggunya. “Sebagai pedagang, saya membutuhkan cabai ini. Kenaikan itu, tentu menyulitkan saya,” keluhnya ketika dibincangi, Senin (27/5).

 Ia menyebut, kenaikan cabai merah kriting tersebut sudah terjadi sejak kemarin (Minggu). Kenaikannya antara Rp5 ribu sampai Rp8 ribu per kilogram, tergantung dengan kualitas cabainya.

Sementara itu Anita, salah seorang pedagang cabai di Pasar 26 Ilir menyebut pedagang mau tidak mau harus menaikkan harga cabai merah kriting tersebut karena harga dari distributor yang naik.  “Kita sebagai pedagang, hanya mengikuti harga dari distributor. Jika harga modal naik, maka harga yang kami jual kepada konsumen juga naik,”aku Anita.

Kenaikan itu jelasnya, juga disebabkan pasokan cabai dari petani di sejumlah daerah seperti Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI) dan daerah lainnya yang berkurang akibat cuaca. Sehingga berpengaruh , dengan stok cabai di pasaran.  “Petani dari daerah tersebut, ada yang gagal panen dan banyak lagi kendala lainnya. Sehingga pasokan cabai, jadi menipis,”terangnya.

Senada Anita, Wira pedagang lainnya menyebut bukan hanya cabai saja yang harganya mengalami kenaikan tetapi juga sayur mayur lainnya termasuk harga daging ayam. Harga daging ayam, harganya Rp26 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp30 ribu perkilogram.

“Tentunya dengan kenaikan harga sayur mayur dan daging ayam ini, menyebabkan penghasilan kami sebagai pedagang berkurang,, karena sebagian konsumen mengurang pembeliannya.  Untuk cabai, biasanya mereka bisa beli sampai 5 kilogram,sekarang paling banyak 2 kilogram saja,”keluhnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster