“Harta Benda Ku Tak Tersisa, Tolong Kami Pak”

 119 total views,  2 views today

29-03-2013-cinde-4

(Ilustrasi)

INDRALAYA- Iskandar, warga Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja beserta beberapa pemilik kios di Pasar Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), hanya bisa termenung di depan kiosanya yang hancur luluhlatah akibat terbakar hebat.

Iskandar, pemilik kios yang menjual bahan kelontongan ini sesekali terlihat mengamati dan mengais sisa barang yang terbakar untuk mencari beberapa barang yang masih bisa diselamatkan.

Meski tubuhnya dipenuhi keringat yang mengucur, namun pria berumur 36 tahun ini tidak terlihat letih untuk mencari barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

“Barang-barang yang ada di kios saya ludes terbakar semua. Ini saya lagi cari-cari, kali aja ada barang berharga yang tidak terbakar dan bisa dimanfaatkan. Kami semua berharap bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, lanjut Iskandar, dirinya menderita kerugian sekitar Rp 100 juta. “Untuk saya saja kerugian Rp 100 juta. Saya juga bingung mau kemana lagi,” keluhnya.

Hal senada juga dirasakan Sarwani (52), warga Tanjung Raja penjual manisan. Menurutnya, kejadian tersebut terlalu cepat sehingga barang-barang miliknya tidak ada yang bisa diselamatkan. “Habis juga barang-barang saya Mas. Totalnya mencapai Rp 50juta,” singkatnya.

Kebakaran hebat yang menghanguskan 12 kios ini terjadi pada Kamis (23/5), sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Dugaan sementara kebakaran tersebut akibat arus pendek listrik.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pagi itu, masyarakat yang tinggal disekitar Pasar Tanjung Raja Kecamatan sempat heboh dan panik lantaran ada salah satu toko tiba-tiba terbakar. Meliaht ada api, warga langsung berteriak dan melakukan pemadaman dengan air seadanya.

Hembusan angin yang cukup kencang membuat api membesar dan melahap kios lain satu per satu. Tidak berapa lama, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berusaha memadamkan api tersebut dengan dibantu warga.

Api dapat dijinakan setelah dua jam berkobar dan menghanguskan 12 kios milik pedagang pasar.

Kepala Pasar Tanjung Raja, Syamsuddin saat dikonfirmasi mengatakan, ada 12 kios yang terbakar dan diperkirakan kerugian mencapai Rp 500juta. “Tidak ada barang yang bisa diselamatkan karena kejadiannya dinihari saat orang orang masih terlelap tidur. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Lanjutnya, ditempat yang sama, kios tersebut juga pernah terbakar pada tahun 2001.  “Tempat kebakaran ini merupakan eks kebakaran tahun 2001 yang lalu, setelah itu pasar dibangun kembali. Asal api masih dalam tahap penyelidikan polisi,” ucapnya,

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Edy Siregar, didampingi Kanitres Aiptu Herman mengatakan, pihaknya belum bisa mastikan asal api. “Memang benar ada kebakaran. Tapi ini kita masih selidiki asal api. Lokasi juga kita sudah diberi garis polisi,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Mustaqiem Eska 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster