Dishub Kesulitan Atasi Taksi Gelap

 149 total views,  2 views today

PALEMBANG,KS-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, masih kesulitan menertibkan angkutan gelap yang dikenal dengan sebutan taksi gelap di Kota Palembang. Pantauan Kabar Sumatera, Kamis (23/5), taksi gelap tersebut masih berkeliaran dengan bebas menaik dan menurunkan di sejumlah tempat diantaranya di kawasan 7 Ulu, Terminal Karya Jaya dan beberapa kawasan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Masripin Thoyib melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Operasional, Pathi Riduan ketika dibincangi, Kamis (23/5), mengakui itu.

Ia menyebut, ada sejumlah titik yang sering dijadikan tempat mangkal para pengemudi angkutan gelap diantaranya di kawasan 7 Ulu, Jalan Veteran, Pasar 16 Ilir dan masih banyak lagi kawasan lainnya.

“Dulu sudah pernah kita selidiki angkutan gelap ini, namun tidak maksimal. Kebanyakan angkutan gelap ini, menggunakan kendaraan pribadi misalnya Avanza, Xenia dan jenis lainnya. Ini yang menyulitkan kita,” keluhnya.

Ia menyebut, petugas Dishub dilapangan sering kesulitan untuk menindak angkutan gelap tersebut. Sebab saat hendak diperiksa, sopir angkutan gelap ini mengaku kendaraan yang mereka kendarai adalah milik pribadi dan sedang mengangkut keluarga.

Ia mengkuatirkan jika itu terus terjadi, maka jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan umum resmi akan terus berkurang. “Ini tentu akan merugikan, apalagi angkutan gelap ini kian marak,” ujarnya.

Namun ia yakin, angkutan gelap ini segera bisa diatasi oleh Dishub jika terminal sudah berfungsi dengan baik. Dengan begitu jelasnya, semua angkutan umum wajib masuk terminal. Sehingga jika ada angkutan yang menaik dan menurunkan penumpang di luar terminal bisa ditindak karena bakal dianggap angkutan gelap.

Sebab itu kata Pathi, Dishub Kota Palembang saat ini sudah mulai mengembalikan kembali fungsi sejumlah terminal yang belum optimal. “Kita sudah mulai memperbaiki Terminal Karya Jaya, untuk tahap awal jalan baik di dalam maupun di luar terminal sudah mulai diperbaiki,” sebutnya.

Setelah itu sambungnya,  sarana dan prasarana yang ada juga akan diperbaiki.  “Kita targetkan di 2014 mendatang, Terminal Karya Jaya bisa kembali berfungsi optimal karenan semua fasilitas sudah diperbaiki. Cara ini, kita yakini bisa menekan jumlah angkutan gelap,” katanya optimis.

Pathi juga menegaskan, petugas Dishub dilapangan terus melakukan operasi untuk menertibkan angkutan liar. “Jika ada angkutan liar, yang ketahuan beroperasi maka kita tidak segan-segan akan menindaknya,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster