JPU Pengadilan Negeri Dipolisikan

10 total views, 3 views today

PALEMBANG, KS – Lantaran  merasa nama baiknya dicemarkan, Herman Gani (40) warga Bugaran V, NO 425, RT 1, RW 3, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan  Sebrang Ulu I,  mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Mapolda Sumsel, Rabu (22/5), pukul 15.00 WIB, untuk melaporkan masalah yang dialaminya.

Laporan tersebut terkait pencemaran nama baik yang dilakukan oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang sudah membuat keterangan palsu saat dirinya sebagai saksi dalam persidangan  sengketa tanah antara Junaidi dan Arifin.

“Saya melaporkan RY,  karena keterangan saat saya dipersidangan berbeda dengan surat tuntutan yang dibacakan JPU, karena merasa sudah membuat keterangan palsu, atas peristiwa itu saya pun melaporkan ke Polda Sumsel  pak,” ungkap Herman.

Ditambahkanya, dalam persidangan itu dirinya bersaksi bahwa ia hanya mengatakan menempati tanah Junaidi sejak tahun 2007, namun ternyata di dalam surat tuntutan jaksa No Reg perkara PDM-97/EP.1/V/2013, keterangan saksi di pengadilan berbeda dengan tuntutan dalam pembacaan oleh JPU RY yang  mengatakan, bahwa benar, saksi tahu dipanggil selaku saksi atas perkara terdakwa Sihabudiin.

“Nah disini sudah beda, padahal saya dipanggil untuk jadi saksi kasus sengketa Junaidi dan Arifin dan saya hanya mengatakan menempati tanah itu saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Djarod Padakova saat di konfirmasi membenarkan, laporan sudah diterima.

“Laporan sudah diterima, dengan Nomor Laporan Polisi Nomor, LBP/318/V/2013/Sumsel tanggal 22 Mei 2013, kita  akan segera menindaklanjuti laporan itu,saat ini laporan masih dalan proses penyeldikan,” pungkasnya.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com