SFC Pinjam Jarot

 322 total views,  2 views today

PALEMBANG | KS Dua hari menjelang penutupan jendela transfer kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 putaran kedua, sebuah keputusan mengejutkan diambil Sriwijaya FC (SFC) dengan mendatang satu pemain lokal.

Adalah Jarot, gelandang bertahan Persija Jakarta yang didatangkan ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, dengan status pinjaman selama setengah musim atau hingga kompetisi ISL musim ini berakhir.

“Saat ini memang kita sedang mengurus kepindahan Jarot dari Persija ke SFC dengan status pinjaman selama setengah musim,” kata Presiden SFC, Dodi Reza Alex.

Didatangkannya Jarot ke tim juara bertahan ISL, Dodi menjelaskan jika keputusan tersebut merupakan hasil rekomendasi dari Manajer Persija, Ferry Paulus. Dan secara kebetulan Laskar Wong Kito sedang membutuhkan sosok gelandang bertahan selepasnya Imanuel Padwa yang dipecat.

“Jarot mengatakan pada Ferry Paulus jika dirinya ingin dipinjamkan ke SFC. Dan keinginan itupun dikabulkan Persija serta SFC merespon positif mengingat tim kita juga memang membutuhkan sosok gelandang bertahan,” jelas Dodi.

“Bukan karena dia putra daerah tapi Jarot memang punya kualitas. Buktinya dia sempat delapan kali mendapat kesempatan bermain meski ditengah kondisi cedera,” sambungnya.

Mengenai apakah dipinjamnya Jarot atas dasar pertimbangan putra daerah Sumsel, Dodi secara tegas membantahnya. Sebab, menurut Dodi didatangkannya Jarot karena memang SFC menilai sang pemain punya kualitas dan cocok dengan skema yang diterapkan pelatih.

“SFC itu klub profesional dan kita mendatangkan pemain atas dasar pertimbangan kualitas kebutuhan dan skema. Itulah mengapa kita pilih Jarot yang memebuhi syarat itu. Apalagi dia kan putra daerah yang punya cinta terhadap SFC,” terangnya.

Selama memperkuat SFC, Dodi mengungkapkan jika untuk urusan administrasi tetap ditanggung Persija sepenuhnya. Mulai dari urusan gaji dan sebagainya. Namun untuk masalah bonus kemenangan dan sebagainya tetap SFC yang akan memberikan kewajiban.

“Gaji dan urusan administasi tetap ditanggung Persija. Tapi untuk masalah bonus, itu menjadi tanggungan kita,” ungkapnya.

Sementara Jarot yang akhirnya kembali memperkuat SFC mengatakan sangat senang kembali ke tanah kelahirannya. Pemain berusia 30 tahun yang pernah memperkuat SFC sebelumnya selama dua musim antara 2005 hingga 2007 sangat termotivasi menunjukkan kemampuan terbaik kepada pendukung SFC.

Terlebih untuk kesempatan bermain, sangat terbuka lebar karena untuk saat ini SFC hanya memiliki Ponaryo Astaman sebagai gelandang bertahan murni. Jadi sangat mungkin kesempatan akan sering datang.

“Tapi tetap saya menunggu instruksi pelatih. Jika saya diberikan kesempatan, maka semaksimal mungkin kemampuan terbaik akan saya keluarkan,” kata Jarot.

Namun untuk segera diturunkan pada laga terdekat saat SFC menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan, Wamena, Jum’at (24/5) mendatang, Jarot menerangkan tidaklah mungkin.

Mengingat dirinya yang saat ini sedang mengalami cedera pangkal paha, setidaknya butuh waktu dua pekan masa pemulihan atau secepatnya dia akan menjalani debut kala SFC menyambangi markas Persita Tanggerang (9/6).

“Normalnya seperti itu. Butuh waktu dua pekan. Tapi mudah-mudahan dalam seminggu sudah sembuh,” ungkap mantan punggawa Persikabo Bogor.


TEKS/FOTO    : SADAM MAULANA

EDITOR            : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster