Polisi Berlayar Mendayung Putusan ‘Sakti’

 201 total views,  2 views today

polisi-jaga

Ratusan Polisi disiagakan di Kantor KPU Palembang | Foto : Bagus KS

PALEMBANG | KS-Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terpaksa mendatangkan pasukan aparat dari Jambi dan Bengkulu. Tujuannya membantu pengamanan terkait hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang isinya pasangan H Romi Herton – H Harnojoyo pemenang pemilihan kepala daerah Kota Palembang periode 2013-2018. Kini, aparat polisi berlayar mendayung putusan ‘sakti’ MK.

“Kita mengerahkan pasukan Polri gabungan TNI sebanyak 1.700 personel,” demikian kata Komisaris Besar Polisi Fiandar, Karo Ops Polda Sumsel kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Selasa (21/6).

Fiandar menyebutkan, selain itu nantinya pihaknya mendatangkan lagi dua kompi dari Jambi dan satu kompi dari Bengkulu sehingga aparat yang dikerahkan menjadi 2.100 personil. Ini belum dikalkukasikan dengan personil di Sumsel sebanyak 430 anggota TNI.

Lanjutnya, seluruh pasukan ini ditempatkan pada 24 titik seperti kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan kediaman calon yang menang atau kalah.

“Selain itu, aparat ini juga menjaga aset yang dimiliki calon pemenang. Jadi, diantisipasi semua, kemudian objek-objek vital nasional seperti mal, PLN akan diterapkan sistim pengamanan kota,” ungkapnya.

Ditambahkannya, khusus untuk anggota KPU Palembang juga akan dikawal baik di kantor maupun yang bersangkutan. Selanjutnya pengamanan juga diarahkan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

“Bila ditotalkan ada 24 titik yang dijaga ketat,” beber Fiandar.

Di kantor KPU Palembang, lanjut Fiandar, pasukan ditempatkan sebanyak 300 personil dari Brimob, Dalmas Polda dan Polresta, jadi gabungan.

“Pengamanan ini kita lakukan sampai situasi dari informasi intelijen kira-kira kondusif baik pihak bersengketa maupun menerima,” jelasnya.

Terakhir, Fiandar mengimbau masyarakat jangan terprovokasi pihak ketiga yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan lain.

Menjaga Titik Rawan


*Antisipasi Pasca Keputusan MK

Pasca keluarnya keputusan hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan pasangan nomor urut 2 Romi-Harno yang unggul 23 suara dari pasangan H Sarimuda-Nelly Rasdiana. Guna mengantisipasi unjuk rasa serta beberapa dijaga ketat oleh personil Pasukan Brigade Bermobil (Brimob) mapolda Sumsel, kemarin Selasa (21/5).

Kombes Polisi Mohan, Kepala Satuan (Kasat) Brimob Mapolda Sumsel menyebutkan, pihaknya berusaha mengoptimalkan pengamanan ini.  Dalam pengamanan ini Brimod Mapolda menyiapkan 1 batalion Brimob dengan jumlah 1250 personil.

Semua personil ini disiagakan lokasi yang dianggap tidak aman seperti kantor walikota Palembang, KPU Kota Palembang, DPRD Kota Palembang, dan dua kediaman pribadi masing-masing calon yakni Romi Herton yang beralamat di Jalan Wirasantika dan H Sarimuda Jalan Demang Lebar Daun.

“Ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda, kami menerjunkan sebanyak 1250 personil yang tersebar di empat titik tersebut,” katanya saat menggelar pasukan anti hura-hara di lapangan Kantor Pemerintah Kota Palembang.

Sambung Mohan, dalam melakukan pengamanan ini belum bisa dipastikan kapan selesainya, setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan gugatan pasangan Romi Herton-Harnojoyo.

“Kita hanya back up pengamanan, jangan sampai setelah kejadian baru turun,ini langkah antisipasi yang kita lakukan,” jelasnya.

Tentang adanya isu kerusuhan atau demo yang akan terjadi di Kantor Pemerintahan Kota Palembang, Mohan berkata, ia belum bisa memperediksikan meskipun kabar tersebut sempat santer terdengar. Walaupun nantinya adanya kerusuhan, kami tetap dilarang untuk menggunakan peluru peluru tajam untuk menghalau para pendemo.

“Silahkan kalau mau pesta demokrasi sah-sah saja asal jangan sampai terjadi kerusuhan saja,” ucapnya.

Kepala Satuan (kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palembang Aris Saputra menyebutkan, akan menyebarkan 150 personil Pol PP dengan pembagian beberapa regu untuk pengamanan pasca hasil keputusan MK.

“150 personil akan kita terjunkan. untuk pengamanan pasca hasil keputusan MK ini,”jelasnya

Sambung Aris, dari 150 personil ini, lebih banyak akan dikonsentrasikan untuk penjagaan aset-aset milik Pemerintah Kota (pemkot) Palembang.

“Ada 50 orang akan kita tempatkan di aset-aset pemkot, dan 1 regu standbay patroli keliling jika sewaktu-waktu ada unjuk rasa di pemkot Palembang semua personil akan dikerahkan untuk full di pemkot Palembang,” terangnya.Seperti yang kita ketahui, hasil perhitungan KPU memenangkan Sarimuda-Nelly Rasdiana dalam Pilkada Kota Palembang hasil keputusan KPU kota Palembang, yang mengungguli pasangan no urut 2 sebanyak 8 suara. Namun, kemenangan itu digugat oleh pasangan calon Romi Herton-Harnojoyo yang kemudian setelah dilakukan penghitungan ulang di di MK sejumlah TPS melalui penghitungan Formulir C1 memenangkan pasangan Romi Herton-Harnojoyo.

TEKS        : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster