Mayoritas Guru Hanya Mengandalkan Bahan Ajar

 213 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSAbdullah Idi Guru Besar Sosiologi/Direktur Pascasarjana IAIN Raden Fatah Palembang, mengatakan, ada lima ukuran seorang guru disebut profesional adalah komitmen pada siswa dan proses belajar, penguasaan mendalam pada mata pelajaran dan cara mengajar, memantau hasil belajar melalui berbagai cara evaluasi, berpikir sistematis dan belajar dari pengalaman, serta menjadi bagian dari masyarakat profesinya.

Menurutnya, dari berbagai kriteria ideal itu, tampaknya tak seluruh syarat mampu dipenuhi para guru. Dari hasil survei yang dilakukanya secara umum ada komitmen yang cukup kuat dari para guru terhadap profesinya. Semangat panggilan untuk menjadi seorang pendidik anak bangsa juga tersirat. Meski demikian, berbagai kelemahan terkait mekanisme pengajaran, cara pandang, ataupun sarana menjadi hambatan.

Upaya-upaya untuk meningkatkan kompetensi profesional guru terutama dilakukan kalangan guru-guru yang mengajar di sekolah yang berakreditasi A dan B. Adapun guru di sekolah yang berakreditasi C cenderung menerapkan pengajaran konvensional. Sebanyak 40 persen dari guru yang mengajar di sekolah berakreditasi C mengaku jarang menggunakan media peraga dalam mengajar siswanya.

Dikatakannya, Tak sedikit guru yang masih ”memelihara kenyamanan” mengajar dengan semata-mata mengacu pada buku teks. bahkan, mayoritas guru masih mengandalkan materi bahan ajar yang direkomendasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta materi dari penerbit buku sebagai sumber informasi pengajaran. “Dengan kata lain, pengayaan materi masih minim,”jelasnya.

TEKS        : AMINUDDIN

EDITOR  : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster