Smart Card Diberlakukan Lagi

 477 total views,  2 views today

Wali-Kota-Palembang-Eddy-Sa

Walikota Palembang Eddy Santana Putra Mempraktekkan Cara Menggunakan Smart Card Trans Musi | Foto : Bagus KS

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) dalam waktu dekat akan memberlakukan kembali smart card untuk penggunajaan jasa bus rapid transit (BRT) Trans Musi.

Kartu pintar ini, sebelumnya sempat diterapkan di semua koridor di Trans Musi. Namun terhenti, akibat kehabisan stok. Tetapi beberapa hari kedepan kata Manager Trans Musi, Aries Rachmansyah, penggunaan smard card akan diberlakuan kembali. “Insya Allah minggu depan, smard card kita terapkan lagi di semua koridor,” jelas Aries saat dihubungi, Minggu (19/5).

Ia menjelaskan, saat ini kartu pintar yang dibuat di China tersebut sudah selesai. Ada 75 ribu kartu kata Aries, yang sudah ada di SP2J. Namun kartu pintar itu, belum bisa di jual ke masyarakat karena masih dilakukan identifikasi kemudian di data.

Saat ini bebernya, baru 10 ribu kartu yang sudah di identifikasi dalam sistem SP2J. “Kami menginginkan agar kartu ini di identifikasi semua terlebih dulu, agar ketika di jual ke masyarakat lebih efektif,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ada 65 ribu kartu yang akan disebar ke warga. Sementara sisanya, di fungsikan sebagai cadangan. “Banyak keuntungan yang didapat bagi penumpang, yang menggunakan smard card. Misalnya, bagi penumpang yang belum sampai dua jam berada di lokasi, dapat naik transmusi tanpa membayar. Sedangkan penumpang bebas dapat naik dari halte manapun,”bebernya.

Bagaimana dengan tiket manual ?, Aries menyebut, untuk sementara tiket manual akan tetap diterapkan. “Tetap kita layani, namun jumlahnya akan dibatasi,” ujarnya.

Ia menyebut, pada awal Juni mendatang pembatasan SP2J akan menerapkan penggunaan smard card secara keseluruhan. Sehingga penggunaan tiket manual, tidak diberlakukan kembali.

Karenanya sambung dia, SP2J akan mensosialisasikan itu kepada masyarakat dengan cara memasang pengumuman pada spanduk atau benner di sejumlah halte Trans Musi.

Penerapan smard card kembali oleh Trans Musi, direspon positif oleh pelanggannya. Aida (23), salah satu warga pengguna jasa Trans Musi ketika dibincangi Kabar Sumatera mengaku, penggunaan smard card lebih efektif dibandingkan tiket manual.

“Kita tidak perlu lagi repot membayar uang tiket ke pramugara. Penggunaan smard card ini. Lebih mudah dibandingkan tiket manual,” ungkap mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) ini.

Teks      : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster