Pasar KM 7 Mulai Dibongkar

 284 total views,  2 views today

pasar

Ilustrasi Pasar | Foto : Net

PALEMBANG, KS – Pedagang di Pasar KM 7, kini tidak bisa lagi berdagang. Sebab lapak dan kios di pasar di Jalan Kol H Barlian itu, sudah mulai dibongkar oleh pemilik lahan. Padahal hasil mediasi antar Pengelola Pasar KM 7 dengan pemilik lahan yang di fasilitasi PD Pasar Palembang Jaya, disepakati pembongkaran lapak dan kios itu akan dilakukan paska Idul Fitri mendatang.

“Dari hasil mediasi, lapak dan kios baru akan dibongkar pada 9 Agustus mendatang. Namun kesepakatan itu, tidak dijalankan. Lapak dan kios sudah mulai dibongkar, sehingga pedagang tidak bisa lagi beraktivitas,” keluh Wakil Ketua Pengelola Pasar KM 7, Zailani ketika dibincangi, kemarin.

Kondisi itu jelasnya, membuat kecewa pedagang. Namun pengelola dan pedagang, tidak bisa berbuat apa-apa karena memang lahan yang ditempati oleh Pasar KM 7 tersebut milik individu.

“Kami tidak berbuat apa-apa, pedagang saat ini sudah mulai pindah ke beberapa pasar tradisional lainnya, seperti Pasar Kebun Bunga, KM 5 dan lainnya,” jelas dia.

Sementara Pengurus Pasar KM 7 lainnya Gunadi menambahkan, sebenarnya penutupan operasi Pasar KM 7 sudah ada sejak 2011 lalu. Penutupan operasi pasar itu karena, pemilik lahan menjual lahan miliknya.

Ia menjelaskan, di Pasar KM 7 ada 70 kios dan 100 lapak. “Pedagang disini, dipungut retribusi beragam. Pedagang sayur retribusinya Rp150 ribu perbulan, sedangkan lapak daging Rp200 ribu perbulan,” bebernya.

Ia menceritakan, memang Pasar KM 7 tidak seramai pasar tradisional lainnya di Palembang. Sepinya pembeli itu, semakin terasa saat jalan di depan pasar tersebut ditutup. Walau pun begitu, masih banyak pedagang yang memilih bertahan berdagang di Pasar KM 7. Namun pasca mediasi, mulai banyak pedagang yang memilih pindah. Hingga akhirnya lapak dan kios yang ada mulai dibongkar.

Sebagai informasi,  Pasar KM 7 sendiri adalah pasar tradisional yang dikelola swasta. Namun pemilik lahan yang menjual lahannya. Pemilik lahan yang baru, berencana membangun eks pasar  itu untuk dijadikan showroom.

Kepala PD Pasar Palembang Jaya beberapa waktu lalu menjelaskan, pasar tersebut ditutup oleh pemilik lahan  karena dianggap tidak produktif dan merugi. Pemilik lahan juga bebernya, sudah menjual lahan tersebut.

“Awalnya pasar itu ditutup per 5 Mei 2013, namun pedagang minta ditangguhkan hingga usai Idul Fitri mendatang. PD Pasar juga, akan memfasilitasi pedagang untuk pindah ke pasar lainnya seperti Pasar Kebun Bunga dan Maskerebet. Pemindahan ii, diupayakan gratis selama enam bulan,” tukasnya.

Teks       : Alam Trie Putra

Editor   : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster