Proyek PLTMG Telan Dana Rp 180 M

 266 total views,  2 views today

pln

Ilustrasi PLN | Foto : net

PALEMBANG I KS- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) memastikan untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) akan beroperasi pada Juli mendatang.

Direktur utama PT SP2j, Bahder Johan mengatakan, pembangunan PLTMG berkapasitas 2×7 MW itu, saat ini sedang dilakukan penggarapan dirinya menyakini Juli mendatang proyek tersebut sudah bisa diselesaikan dan akan segera beroperasi, “Dalam waktu dekat akan segera dimulai pengerjaan instalasinya, dan PLTMG yang sedang kita kerjakan ini mempunyai daya cukup besar,”kata Bahder seraya mengatakan PLTMG ini beralamat di Sematang Borang tepatnya di belakang kantor camat.

Dikatakannya, PLTMG ini mampu menampung sebanyak lebih kurang 10000 ribu pelanggan dari Gardu Induk yang berada di Boom Baru, menurutnya, proyek PLTMG ini medapatkan dana kucuran dari pemerintah Kota Palembang sekitar  Rp 180 Miliar.

“Wajar saja harganya tinggi, dengan daya tampung yang begitu besar, kita misalkan satu Rumah Tangga (RT) mempunyai 900-1300 watt mesin ini dapat memikul beban sekitar 10000 ribu tampungan,”ujarnya.

Bahder menjelaskan, pihaknya telah melakukan kesepakatan pembelian daya (Penandatanganan) dengan PLN, dengan adanya penandatangan tersebut, PLN membeli pembangkit listrik ini dengan harga Rp 7,5 sen US dolar per KWH.

“Alhamdulillah kita telah ada kesepakatan dengan PLN, dengan kontrak selama lebih kurang 20 tahun, dengan harga Rp 7,5 sen dolar per kwh,”tegasnya

Masih kata Bahder, pihaknya memperkirakan proyek ini baru balik modal sekitar 7 tahun lamanya, setelah beroperasi yang di targetkan yakni pada bulan Juli 2013 mendatang.

“Pada tahun 2020 mendatang, mudah-mudahan kita sudah balik modal, bahkan sebelum target di tahun tersebut sudah balik modal, ini merupakan proyek yang sangat menguntungkan karena itu, saat ini kita bekerja keras untuk selesaikan pembangunannya,”kata bahder optimis.

Sementara itu, ditempat terpisah Direktur operasional PT SP2J Yusransyah Ishak mengatakan, dalam melakukan pengelolaan proyek baru ini, pihaknya akan membuat sebuah perusahaan baru untuk melakukan pengelolaan PLTMG ini.

“Ini semua dilakukan untuk memudahkan kita dalam melaksanakan pengelolaannya, jadi kita bentuk perusahaan baru,”tukasnya.

 

TEKS             : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR      : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster