Galian Pipa Ganggu pengguna Jalintim

 298 total views,  2 views today

Galian-pipa-di-Betung-mengg

Galian Pipa di Betung Banyuasin menggagu Pengguna Jalan | Foto : Dok KS

BANYUASIN/KS-Upaya perbaikan inprtastruktur jalan maupun pengadaan air bersih yang berada di wilayah Kota Betung Banyuasin dinilai kinerja pelaksana kontraktor sembrono dan mengakibatkan arus kendaraan yang hendak melintas terganggu. Dari pekerja kontraktor perbaikan Jalintim disepanjang Jalintim Kota Betung dituding banyak karya yang asal jadi demikian juga pekerja kontraktor pengadaan air bersih dengan pemasangan pipa baru dilintas 5 zona.

Dengan karya yang tidak sesuai kondisi lokasi yang sebenarnya membuat baik pengguna jasa jalintim maupun warga yang berdumisili disepanjang proyek itu justru aktipitasnya terganggu.

“Dalam perbaikan ruas jalintim yang tidak disertai perbaikan pembuangan saluran air alias paret yang sudah ada pun tiba pekerja kontraktor penggalian pipa tanahnya dibiarkan berlama-lama menumpuk dibibir jalan sehingga sangat menggagu arus kendaraan dari duah arah”, ujar H Suroto saat dibincangi koran ini kemarin (16/5).

H Suroto menilai para pekerja kontraktor baik dari perbaikan jalan maupun penggalian pipa itu sama-sama tidak memperhatikan dampak lingkungan permukiman warga di sepanjang proyek itu. Sebenarnya di depan rumahnya ini ada galian paret aliran air tetapi kondisinya sudah tertutup tanah. Andaikata perbaikan jalan tersebut disertai perbaikan saluran airnya tentu kondisi lingkungan ini tidak menjadi lebih rusak.

“Akibat dari masalah itu sekarang tepat didepan rumahnya sekarang justru mirip tersier saja, ditambah ada galian pipa yang konon katanya untuk pipa air bersih anggaran tahun 2013 ini, tetapi pengerjaannya juga tidak baik, sehingga menambah parah kondisi jalan yang ada didepan tempat berusaha”, jelasnya.

Bukan hanya warga di sepanjang proyek yang terganggu aktifitasnya, namun para pengguna jalintim juga terganggu, sebab tumpukan galian pipa dibiarkan menggunung sampai tengah badan jalan. Akibat dari dua proyek yang serempak pengerjaannya tetapi keduanya juga tidak memperhatikan adanya pembuangan air.

“Jika terjadi hujan airnya meluap ditengah badan jalan sementara di musim panas disepanjang lokasi proyek berdebu” terang Suroto lanjut.

Sementara itu pengawas pekerja kontraktor perbaikan jalan Rudi mengatakan tidak dapat memberikan penjelasan.

“Terkait keluhan warga dan silahkan saja hubungi pengawasnya, tetapi Pak Salam sedang tidak berada ditempat, sehingga belum dapat diminta konfirmasinya termasuk pengawas penggalian pipa masuk pada zona jalan Betung – Jambi”, tukasnya.

 

Teks       : Diding Karnadi

Editor   : Mustaqiem Eska





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster