Perhari, 10 Warga Hilang e-KTP

9 total views, 3 views today

PALEMBANG, KS- Belumlah pencetakan dan distribusi elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) di Palembang, tuntas dilakukan kini Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang dibuat pusing dengan banyaknya e-KTP milik warga yang hilang.

Setiap harinya menurut Kepala Bidang (Kabid) Data dan Evaluasi pada Disdukcapil Kota Palembang, H. Djunaidi, ada 10 sampai 15 warga yang melapor e-KTP miliknya hilang. “Catatan kita, sedikitnya ada 2.400 e-KTP warga di Palembang yang hilang,” kata Djunaidi ketika dibincangi, kemarin di ruang kerjanya.

Apakah e-KTP yang hilang itu akan diganti ?, Djunaidi menyebut ya. Namun ia belum bisa memastikan kapan penggantiannya bisa dilakukan. Lambannya proses penggantian itu sebut dia, bukan kesalahan di Disdukcapil.  “Sebab yang berhak mengganti e-KTP sambungnya, adalah Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujarnya.

Ia juga menjelaskan dari laporan yang diterima Disdukcapil, e-KTP yang banyak hilang terjadi di Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Di kecamatan itu, sebanyak 315 lembar e-KTP hilang.  Sementara Kecamatan Seberang Ulu (SU) I dan Plaju, berada di urutan selanjutnya.

Semua laporan warga yang kehilangan e-KTP tersebut akunya, sudah diteruskan ke Ditjen Kependudukan, Kemendagri agar diterbitkan kembali. Namun Ditjen Kependudukan, memilih untuk mendahulukan mencetak e-KTP warga yang sama sekali belum menerima.

“Sampai sekarang belum ada yang diganti, alasannya adalah karena distribusi e-KTP dari 2011 saja belum selesai.  Kemungkinan setelah itu, baru ada penggantian,” imbuhnya.

Masih kata dia, Jumlah e-KTP yang hilang bisa saja melebihi dari jumlah yang disebutkan. Namun, kemungkinan banyak masyarakat yang tidak tahu, bagaimana cara mengurusnya.

“Bagi masyarakat yang kehilangan e-KTP, dapat melapor ke kecamatan untuk membuat e-KTP sementara. Selain itu, bisa juga melapor ke kepolisian. Selanjutnya, surat tersebut dibawa ke Disdukcapil. Lalu Disdukcapil melaporkan ke Ditjen Kependudukan, untuk menunggu proses pencetakan ulang,”bebernya.

Djunaidi menjelaskan, pencetakan ulang e-KTP yang hilang bisa saja segera dilakukan, asal mesin pencetaknya telah disediakan. Sayangnya, sampai sekarang mesin itu masih belum dikirimkan.

“Karena itu, ada baiknya kalau mesin cetaknya sudah dikirim ke Palembang. Jadi tidak hanya bisa mencetak e-KTP yang belum selesai,  tapi juga bisa mencetak  e-KTP yang hilang,” tukasnya.

Teks        : Alam Trie Putra

Editor    : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com