Kota Terang Hemat Energi Dilaunching

 135 total views,  2 views today

mi5hk5oe

Ilustrasi net

PALEMBANG, KS – “Wajah” Jembatan Ampera, pada 18 Mei mendatang akan lebih cantik. Jembatan yang menjadi landmark Kota Palembang itu, bakal terang benderang karena diterangi oleh puluhan lampu Light Emitting Diode (LED) selama tiga bulan.

Lampu-lampu tersebut menurut Kepala Dinas Penerangan Jalan Pertamanan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang, Andi Wijaya Busro, dipasang oleh Pemerintah Kota (pemkot) Palembang bekerjasama dengan PT Philips sebagai komitmen mendukung penghematan energi dengan meluncurkan program Kota Terang hemat Energi.

Launching Kota Terang hemat Energi ini jelas Andi, ditandai dengan penyalaan lampu LED di Jembatan Ampera oleh Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra. “Itu akan membuat Jembatan Ampera lebih indah, dan bisa menjadi hiburan baru bagi masyarakat di Kota Palembang,” kata Andi kepada wartawan dalam konfrensi pers di Balai Kota Palembang, Rabu (15/5).

Program itu sambungnya, akan memberikan dampak positif untuk penghematan energi di Palembang. Ini juga urainya, bakal menjadikan jembatan yang dibangun dari harta rampasan perang Jepang itu lebih populer lagi baik di Indonesia maupun di dunia internasional.

Sementara itu Professional Channel Marketing Manager PT Philips Indonesia, Danny Gunadi mengatakan, Philips sudah bekerja sama dengan beberapa pemkot di Indonesia dalam program Kota Terang Hemat Energi.

Selain di Ampera sambungnya, Philips sebelumnya telah membantu pencahayaan menggunakan lampu jenis LED di Jembatan Suramadu dan di Monas, Jakarta. “Program ini mempersembahkan sistem pencahayaan unik, masyarakat pun dapat merasakan efek dari pencahayaan,”katanya.

Danny mengajak masyarakat lebih mencintai kota tempat tinggalnya, dengan memanfaatkan penggunaan solusi pencahayaan berbasis LED. Karena secara global pencahayaan mengkonsumsi lebih dari 15 persen, dari total konsumsi energi.

“Dengan teknologi pencahayaan berbasis LED, kita bisa menghemat hingga 80 persen dari total konsumsi energi tersebut. Selain itu solusi ini, lebih tahan lama 15-20 tahun usia pemakaiannya dan ramah lingkungan,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster