Deru Terkaya, Eddy Termiskin

13 total views, 3 views today

HL-KORAN-1---Deru-Terkaya,-Eddy-Termiskin

Infografis Kabar Sumatera | Ilustrator : Jerry KS

PALEMBANG, KSSetelah melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN), terhadap empat pasangan calon gubernur (cagub)-calon wakil gubernur (cawagub) Sumatera Selatan (Sumsel) sejak 5-7 Mei lalu, Rabu (15/5), harta kekayaan empat pasangan cagub-cawagub bisa diketahui masyarakat.

Cagub Sumsel nomor urut tiga, Herman Deru menjadi cagub terkaya dibandingkan lainnya. Sementara itu, Eddy Santana Putra menjadi cagub termiskin. Harta kekayaan empat pasangan yang bakal bertarung di pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel, 6 Juni mendatang ini dibacakan oleh masing-masing kandidat dalam Deklarasi LHKPN yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Novotel, Palembang.

Dalam LHKPN yang dibacakan masing-masing calon pemimpin Sumsel kedepan ini, terungkap harta kekayaan Herman Deru mencapai Rp29,3 miliar. Harta Bupati OKU Timur ini, naik sekitar Rp12 miliar dari data LHKPN pada Maret 2010 yang mencapai Rp 17,7 miliar.

Cagub terkaya kedua, dibawah Herman Deru adalah cagub incumbent, Alex Noerdin. Harta mantan Bupati Muba yang kini masih menjabat sebagai Gubernur Sumsel itu mencapai Rp28,1 miliar atau naik Rp 19,6 miliar, dibandingkan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada Maret 2012 lalu.

Sedangkan cagub nomor urut 2, Iskandar Hasan memiliki kekayaan Rp12,9 miliar, jumlah ini naik dari LHKPN pada Juni 2011, dimana harta kekayaan mantan Kapolda Sumsel tersebut hanya Rp4,6 miliar.

Adapun cagub termiskin, adalah Eddy Santana Putra (ESP). Wali Kota Palembang ini, hanya memiliki harta kekayaan sebesar Rp11,9 miliar. Harta kekayaan Eddy sebenarnya naik, jika dibandingkan dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada Maret 2010 lalu yang mencapai Rp5 miliar. Dalam LHKPN yang dibacakan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel itu secara langsung, juga terungkap kalau Eddy memiliki hutang Rp 54 juta.

Bagaimana dengan cawagub ?, ternyata pasangan Eddy Santana Putra, Anisja Djuita Supriyanto alias Wiwiet Tatung adalah cawagub terkaya. Cucu dari Residen Abdul Rozak ini, memiliki kekayaan Rp20,4 miliar ditambah US$ 294.416.

Di urutan kedua, ditempati Cawagub Maphilinda Syahrial Oesman. Istri mantan Gubernur Sumsel itu, tidak hadir karena ada keluarganya yang meninggal dunia. LHKP nya dibacakan pasangannya Herman Deru. Dari LHKPN tersebut terungkap, kekayaan Maphilinda sebesar Rp15,1 miliar ditambah US $ 153.112.

Kemudian diikuti cawagub yang berpasangan dengan Alex Noerdin, Ishak Mekki. Kekayaan Bupati OKI ini mencapai 12,7 miliar. Harta kekayaannya bertambah, jika dibandingkan dengan LHKPN yang disampaikan ke KPK pada Juli 2012 lalu yang mencapai Rp9,5 miliar.

Calon wakil gubernur dengan harta paling sedikit, adalah Hafisz Tohir. Adik kandung Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Radjasa yang berpasangan dengan Iskandar Hasan itu memiliki kekayaan  Rp6,8 miliar ditambah US $ 12.568.

Kepala Deputi I KPK Aldiansyah Nasution meminta masing-masing cagub-cawagub tersebut,  jujur dalam melaporkan LHKPN nya. Itu menurutnya penting, untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Deklarasi LHKPN ini, adalah bagian dari mengkampanye kan pemilukada yang jujur, adil dan berintergritas. Karenanya kami mengajak semua kandidat untuk mengkampanyekan pemilukada berintergritas dan bersih, sehingga pemilukada bisa menghasilkan pemimpin yang bersih,” ajaknya.

Ia juga mengajak masyarakat Sumsel, untuk menggunakan hak pilihnya dengan cara memilih pemimpin yang bersih. Sebab itu tegasnya, akan menentukan nasib Sumsel lima tahun kedepan.

“Pilihlan pemimpin yang bersih, dan memiliki intergritas.  Kami juga meminta semua kandidat, tidak melakukan money politik dan masyarakat jangan mengambilnya,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com