Panwaslu Ancam Laporkan Tiga Pasang Cagub

 188 total views,  2 views today

INDERALAYA ,-  Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sumatera Selatan (Sumsel), telah mengeluarkan surat edaran kepada KPU se-Sumsel terkait jadwal masa kampanye Calon Gubernur (Cagub), dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub), Sumsel, namun saat ini banyak pasangan calon yang sudah “Getol” melakukan blusukan ke daerah-daerah untuk meraih simpatik.

Di Kabupaten Ogan Ilir, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kabupaten OI mencatat, sejak sepekan terakhir ini, ada tiga pasangan calon yang melakukan kampanye terselubung yakni mencuri start kampanye dari jadwal yang telah ditentukan.

Tiga pasangan calon tersebut yakni Edy Santana Putra-Wiwiek Tatung (ESP-Win), Herman Deru-Mapilinda dan Iskandar Hasan-Hafisz yang melakukan blusukan ke Ogan Ilir beberapa waktu lalu.

Panwaslu mengancam akan melaporkan bentuk pelanggaran tersebut ke Bawaslu Sumsel ditembuskan ke Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumsel.

Ketua Panwaslu OI, Syamsul Alwi didampingi anggota Panwaslu, Bidang Divisi Penanganan Tindaklanjut Pelanggaran, Medi Irawan mengatakan, tiga pasangan calon gubernur dinilai telah mencuri start kampanye atau melakukan kampanye terselubung.

“Ya, kami mendapat laporan dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Tanjung Raja, Tanjung Batu, Sungai Pinang, dan Muara Kuang, bahwa pasangan cagub melakukan kampanye terselubung,” ujarnya.

Alwi menambahkan, apa pun bentuk kegiatan kampanye yang dilakukan pasangan calon sebelum tanggal yang ditetapkan yakni 20 Mei-2 Juni mendatang merupakan bentuk pelanggaran administrative.

“Ini melanggar pasal 71 ayat 1 UU 32/2004 tentang pemerintah daerah. Atas pelanggaran itu, pasangan calon dapat dikenakan sanksi pidana 1 tahun atau denda Rp24juta. Terlebih lagi jika pasangan calon membagi-bagikan sembako, peralatan maupun bentuk sosialisasi dan ajakan, itu tergolong dalam tindak pidana pemilu,” ungkapnya.

Sementara itu, Medi Irawan menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan bukti konkrit berupa video maupun dokumentasi foto kegiatan kampanye terselubung pasangan calon. Selanjutnya, Panwaslu OI akan meneruskannya ke Bawaslu dan ditembuskan ke Gakkumdu untuk diproses lebih lanjut.

Khusus bagi Panwascam, lanjutnya, memiliki fungsi sebagai pengawas demi tegaknya pesta demokrasi yang jujur dan bersih. “Panwascam berhak menertibkan setiap alat peraga maupun kegiatan yang dilakukan pasangan calon jika dilakukan diluar tahapan kampanye yang ditetapkan. Kita berharap, setiap timses dapat mentaati aturan yang telah ditetepkan,” pungkasnya.

 

Teks      : Junaedi Abdillah

Editor  : Mustaqiem Eska





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster