Memangkas Jarak Tiga Poin

 277 total views,  2 views today

Transisi-Masih-LambanPALEMBANG | KS – Menghadapi Persidafon Dafonsoro, tim yang kini sedang terdampar di dasar klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, bisa disebut sebuah keuntungan bagi Sriwijaya FC (SFC).

Betapa tidak, SFC yang kini berada di posisi kedua klasemen seperti bukan lawan sepadan yang akan dihadapi skuad besutan Erent Pahelarang. Terlebih pertarungan kedua tim yang akan berlangsung pada Kamis (16/5) besok, akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, markas Laskar Wong Kito.

Jika pada pertemuan pertama kedua tim musim ini yang berlangsung di Stadion Barbanas Youwe, Dafonsoro (28/4), SFC dengan digdaya mampu menaklukkan Persidafon 3-1, apalagi jika pertandingan dilangsungkan di markas mereka sendiri.

Tentu saja, SFC yang berambisi memangkas jarak terhadap pemuncak klasemen, Persipura Jayapura tinggal tiga poin akan berjuang habis-habis memulangkan Persidafon dengan tangan hampa, tertunduk lesu tanpa mampu membawa pulang poin ke Dafonsoro.

Sebuah ungkapan yang telah diutarakan pelatih SFC, Kas Hartadi jika pada pertandingan nanti timnya wajib menang. Karena secara kualitas, kedua tim berbandik terbalik bak bumi dan langit.

“Setiap bermain di kandang, tujuan utama SFC adalah menang. Demikian pula saat melawan Persidafon. Tentunya SFC wajib menang,” ungkap Kas Hartadi.

Kendati secara keyakinan Kas mengungkapkan timnya tidak akan kesulitan menaklukkan Persidafon, namun bukan berarti dia akan menganggap remeh tim lawan. Jarak di tabel klasemen yang cukup jauh disebut Kas tidak bisa dijadikan tolak ukur.

Sekedar mengingatkan jika bola itu bundar, mantan arsitek Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) Muba tersebut menuturkan jika semua kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi Persidafon sangat berambisi menjauh dari jurang degradasi.

“Siapapun tim yang akan di lawan, kita tetap memandangnya dengan serius. Termasuk juga Persidafon yang bisa saja memberikan perlawanan sengit,” ujarnya.

Untuk itu, pada pertandingan nanti, pressure ketat sejak menit awal akan langsung diinstruksikannya agar segera diterapkan. Mencari gol cepat, membuat mental Persidafon down hingga dapat dengan mudah menjinakkan klub berkostum putih hitam.

Tentunya dengan tidak melupakan konsentrasi penuh disiplin selama 90 menit agar penampilan tim terus konsisten hingga pertandingan usai.
TEKS           : SADAM MAULANA

EDITOR    :RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster