Harga Daging Diprediksi Meroket

 218 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS- Harga daging di pasar-pasar tradisional di Kota Palembang, sampai saat ini masih terbilang tinggi. Per kilogramnya, harga daging mencapai Rp90 ribu sampai Rp95 ribu.

Tingginya harga daging tersebut disebabkan stok daging yang terbatas, karena tidak adanya pasokan. Jika kondisi tersebut terus terjadi Dinas Pertanian Peternakkan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang memprediksi,  harga daging akan terus meroket.

Bahkan menurut Kepala DP2K Kota Palembang, Sudirman Tegoeh, pada bulan suci Ramadhan mendatang harga daging bisa mencapai Rp150 ribu perkilogramnya.

“Harga daging yang tinggi, saat ini disebabkan suplai dan permintaan tidak seimbang. Permintaan dari masyarakat tinggi, namun stok terbatas akibatnya harga daging menjadi naik,” kata Sudirman dibincangi, Selasa (14/5).

Pemerintah pusat sambung dia, harus melakukan penambahan impor untuk menurunkan harga daging di pasaran. Jika tidak, harga daging akan terus naik. “Pemerintah harus melakukan impor daging, termasuk mengantisipasi jika permintaan daging dari masyarakat tinggi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Perdagangan,  Gita Wirjawan menyebut akan terus memantau harga kebutuhan pokok khususnya daging termasuk menambah pasokan daging dari impor. Hal ini dilakukan, untuk mencegah kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadhan nanti.

“Ini merupakan komitmen pemerintah, untuk memantau perkembangan harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar menjelang bulan ramadhan dan lebaran yang tidak lama lagi,”kata Gita seperti dikutip republika.co.id

Kementrian Perdagangan jelasnya, sudah merekomendasikan adanya penambahan alokasi impor daging sapi di tahun ini. Hingga saat ini, realisasi impor daging sudah mencapai 25 persen dari alokasi.

“Kuota untuk satu tahun 80 ribu ton, saat ini terealisasi sudah lebih 20 ribu ton di kuartal pertama. Ini sangat mendukung kenaikan harga daging sapi, kita harapkan sebelum bulan ramadhan harga daging sudah turun di angka Rp 75.000 perkilogramnya,”tegasnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDM) pada Disperindagkop Kota Palembang, Yustianus yang dimintai komentarnya mengatakan siap mendukung upaya Menteri Perdagangan untuk menekan harga daging menjelang bulan suci Ramadhan.

“Pemerintah daerah akan mendukung semua kebijakan dari pusat, apalagi mau menurunkan harga daging. Ini merupakan momen yang tepat, karena sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan,”ujarnya.

Menurut Yustianus upaya menekan harga daging mencapai Rp75 ribu perkilogram bisa terwujud,  jika kuota daging di Indonesia khususnya Kota Palembang mencukupi. Kuota daging ini, dapat dipenuhi melalui penambahan kuota daging impor, “Kami optimis jika daging banyak di jual di pasaran dan permintaan daging seimbang, maka secara otomatis harga daging akan kembali normal,”tukasnya.

Teks      : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster