DPT Sumsel Menjadi 5.825.765 Jiwa

25 total views, 3 views today

DPTPALEMBANG, KS-Jumlah mata pilih yang terdaftar dalam daftar mata pilih tetap (DPT) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel, 6 Juni mendatang bertambah 5.312 mata pilih.

Pada DPT yang ditetapkan oleh KPU Sumsel, 25 April lalu jumlah mata pilih di Sumsel sebanyak 5.820.453 jiwa. Namun KPU mengkoreksi jumlah mata pilih tersebut, menjadi  5.825.765 jiwa.

Penambahan mata pilih tersebut, Selasa (14/5), ditetapkan oleh KPU Sumsel melalui rapat pleno terbuka. Komisioner KPU Sumsel, Herlambang dibincangi usai rapat pleno penetapan DPT itu menyebut, penetapan DPT itu yang kedua kalinya dilakukan KPU.

“Sebelumnya, DPT sudah ditetapkan. Namun ada data yang tidak sinkron, setelah kroscek ada data mata pilih yang belum diterima. Sehingga DPT yang ditetapkan sebelumnya, di koreksi menjadi 5.825.765 mata pilih,” jelas Herlambang.

Ia menyebut, penambahan mata pilih ini terjadi di beberapa kabupaten dan kota. Misalnya untuk Palembang ada penambahan sebanyak 3000 mata pilih. Penambahan mata pilih juga terjadi di Pagaralam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),  Ogan Komering Ulu (OKU). Sedangkan di Kabupaten Banyuasin, jumlah mata pilih berkurang 300 mata pilih.

“DPT yang ditetapkan hari ini, final karena sudah disepakati antara KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan tim pemenangan empat pasangan calon gubernur (cagub)-calon wakil gubernur (cawagub),” tukasnya.

Sebelumnya seperti diberitakan Kabar Sumatera, KPU Sumsel menetapkan DPT untuk pemilukada Sumsel sebanyak 5.820.453 jiwa yang tersebar di 16.579 tempat pemungutan suara (TPS) di 15 kabupaten dan kota.

Namun DPT yang ditetapkan tersebut, langsung mendapatkan koreksi dari komisioner Bawaslu Sumsel, Kurniawan. Bawaslu merasa keberatan dan meminta penjelasan mengenai selisih jumlah mata pilih yang terjadi di beberapa kabupaten dan kota seperti di Kabupaten OKU Selatan, Musi Rawas, Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau.

Selain Bawaslu, tim kampanye dari empat pasangan cagub-cawagub juga keberatan dengan terjadinya selisih mata pilih dalam DPT yang ditetapkan oleh KPU pada 25 April lalu.

Walau pun mendapatkan keberatan dari Bawaslu dan tim kampanye empat pasangan calon, namun KPU tetap menetapkan DPT tersebut dengan catatan apabila terdapat bukti yang konkrit maka data tersebut akan direvisi di kemudian hari.

KPU juga memberikan kesempatan untuk Bawaslu dan Panwaslu serta tim kampanye untuk menyampaikan keberatannya melalui surat keberatan yang disediakan seusai penetapan. Akhirnya setelah di kroscek, kemarin DPT tersebut diperbaiki.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com