KPU Sumsel Kembali Digugat

 316 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS- Ngototnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), untuk tetap mencetak surat suara pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel, 6 Juni mendatang kembali mengundang sorotan.

Setelah sebelumnya Relawan Pemersatu Anak Negeri (Repan), meminta KPU menghentikan proses pencetakan surat suara kali ini giliran Lintas Politika yang mengajukan permintaan sama. 

Permintaan itu menurut Direktur Lintas Politika, Kemas Khoirul Muklis, bukan tidak mendasar atau berniat untuk menghalangi tahapan-tahapan pemilukada di Sumsel namun kata dia, itu dilakukan agar tahapan-tahapan pemilukada Sumsel itu berjalan sesuai aturan sehingga hasil pemilukada tidak cacat hukum.

“Kami mendengar, surat suara itu sudah mulai dicetak di Purwokerto. Padahal sampai saat ini, berapa mata pilih yang terdaftar dalam daftar mata pilih tetap (DPT) saja belum final. DPT yang sudah ditetapkan KPU sebelumnya kan, sudah mendapatkan koreksi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu),” jelas  Muklis ketika dibincangi, Minggu (12/5).

Dengan mata pilih yang belum final, harusnya kata mantan Ketua KPU Kota Palembang ini tidak diperbolehkan surat suara itu dicetak. Sebab berapa banyak surat suara yang akan dicetak, didasarkan pada jumlah mata pilih dalam DPT.

Selain itu jelasnya,  jika nantinya ada kelebihan atau kekurangan surat suara dalam pemilukada Sumsel mendatang tentu akan berimbas pada hal-hal yang tidak diinginkan. Karenanya KPU sebaiknya, sebut dia menghentikan lebih dahulu pencetakan surat suara tersebut.

Ia juga mengatakan, informasi yang didapatkannya ternyata pencetakan surat suara tersebut juga belum ada tandatangan kontrak. Kuasa pemegang anggaran (KPA), sampai saat ini tegasnya belum mengeluarkan surat apapun untuk pencetakan surat suara itu.

“Jika ini benar, maka KPU Sumsel sama saja melakukan pidana. Kami akan melaporkan hal ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” tukasnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Sumsel, Candra Puspa Mirza ketika di konfirmasi mengatakan KPU tetap akan mencetak surat suara tersebut sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan. 

“Pencetakan surat suara pilkada tidak bisa ditunda, kami akan tetap mencetaknya karena ini sudah sesuai tahapan,”tegasnya seraya menjelaskan dalam surat suara yang dicetak di Purwokerto tersebut berisikan foto empat pasangan calon yang sudah disetujui dan ditetapkan.

Hal yang sama disampaikan Komisioner KPU Sumsel, Kelly Mariana. Ia menyebut, pencetakan surat suara untuk pemilukada Sumsel itu direncanakan dimulai pada Minggu ini (12/5) di Purwokerto, Jawa Tengah. “Hari ini, staf dari KPU Sumsel dan pihak keamanan akan berangkat ke Purwokerto untuk pencetakan surat suara tersebut,” imbuhnya.

Teks      : dicky wahyudi

Editor    : imron supriyadi

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster