Pesta Shabu Gagal Digelar

 245 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-  Niatan Teguh (28) dan tiga rekannya untuk menggelar pesta shabu, terpaksa batal digelar.  Pasalnya, aksi mereka keburu diketahui petugas. Akibatnya, warga Jalan Slamet Riyadi, Lorong Tapak Hening, RT 15, RW 6, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang tersebut terpaksa meringkuk di sel tahanan Mapolsek IT I.

Informasi yang dihimpun, dibekuknya Teguh tersebut berawal dari patroli yang dilakukan anggota Polsek IT II, Senin (6/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat melintas di Jalan Slamet Riyadi tepatya di depan Lr Tapak Tuan, petugas curiga dengan tersangka yang duduk bersama tiga rekannya.

Melihat kedatangan petugas, empat sekawan itu langsung ambil langkah seribu untuk menyelamatkan diri. Namun malang bagi tersangka Teguh, ia berhasil dibekuk. Sementara tiga temannya, berhasil kabur.

Petugas pun langsung menggeledahnya. Hasilnya ditemukan narkoba jenis shabu dan sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau yang diselipkan tersangka di pinggang.

Ditemukannya barang bukti (BB) tersebut, membuat Teguh tak berkutik. Ia pun harus rela diciduk dan merasakan dinginnya hotel prodeo. Dihadapan petugas, Teguh mengaku barang haram sebanyak satu paket hemat itu adalah miliknya. “Shabu itu, aku beli dari Salim (DPO) seharga Rp100 ribu. Uangnya, dari patungan kami berempat,”aku Teguh kepada petugas.

Sementara sajam yang terselip dipingangnya kata Teguh, sengaja dibawa untuk jaga diri. “Pisau itu memang milik aku, pak. Pisau itu, selalu aku bawak, kalo keluar rumah. Cuma untuk jago diri bae,” sebut pengrajin lemari ini.

Kepala Polsek IT II, Kompol Hans Irawan yang di konfirmasi melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse dan Kriminal (Reskrim), Iptu Sabur membenarkan anggotanya telah mengamankan tersangka.

Ia menjelaskan, tersangka dibekuk anggotanya yang sedang melakukan patroli. “Tersangka sebenarnya hendak pesta narkoba, bersama tiga temannya. Namun tiga temannya berhasil meloloskan diri dan masih dalam pengejaran. Dari tangan tersangka, kita amankan BB satu paket hemat shabu-shabu dan sajam jenis pisau,” jelas Sabur.

Tersangka sambungnya, akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU Darurat Nomor 1 tahun 1962, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Teks     : Oscar Ryzal

Editor : Dicky Wahyudi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster