SFC Fokus di Lini Tengah

 239 total views,  2 views today

sfc

Ilustrasi Skuad SFC | Foto : Bagus KS

PALEMBANG | KS- Dipastikan tanpa dua gelandang bertahan ‘oncak’ saat menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Minggu (12/5), pelatih Sriwijaya FC (SFC), Kas Hartadi fokus dalam pembenahan lini tengah.

Sadar sudah tidak ada nama pengganti murni sepeninggal Immanuel Padwa yang dilepas, beberapa opsi sebagai pengganti dan alternatif strategi terus dicari sang arsitek agar kekuatan tim yang dia besut tetap terjaga.

Salah satunya dengan mencoba beberapa nama di sektor lain untuk digeser menempati posisi tersebut. Diego Michiels dan Dodok Anang Zuanto, dua nama yang aslinya merupakan pemain bertahan akan dicoba ditempatkan sebagai pengganti.

“Ya, saat melawan Persiram lini tengah kita cukup rawan karena harus kehilangan dua pemain sekaligus. Jufrianto dan Ponaryo Astaman dipastikan tidak bermain. Karena itu saat ini kita terus mencari solusi terbaik dan memfokuskan lini tengah,” kata Kas Hartadi.

Mencoba kedua pemain tersebut atau salah satunya di sektor tengah, dijelaskan Kas bukanlah sebuah keputusan yang tanpa pertimbangan matang. Telah lama mengetahui karakter permainan Dodok, Kas tahu betul anak asuhnya tersebut tidak akan kaku ditempatkan sebagai jangkar.

Berposisi asli sebagai bek tengah, pastinya tidak akan bermasalah jika posisi Dodok agak digeser kedepan. Begitu juga dengan Diego. Pemain yang berposisi asli sebagai fullback ini bukanlah sebuah kejutan jika ditempatkan di sektor tengah.

Mengingat pemain timnas Indonesia naturaliasi Belanda tersebut dapat menempati pos bek tengah. Dan pastinya tidak akan kesulitan jika digeser agak ke depan.

Seperti halnya yang dilakukan Kas saat SFC melakoni ujicoba menghadapi Muba Selection, Rabu (7/5). Pada saat itu, Diego yang tampil selama 20 menit tampil apik saat ditempatkan sebagai gelandang bertahan.

“Karena kedua pemain tersebut kan nalurinya bertahan. Pasti tidak akan sulit dan mengurangi kualitas menempatkannya sebagai gelandang jangkar,” ujarnya.

Semetara mengenai sektor lain, ayah dari King Eric Cantona menguturkan tidak akan mengalami perubahan terlalu besar. Baik belakang maupun depan, nama-nama ‘oncak’ dipastikan tetap menjadi penghuni line up.

“Hanya di lini tengah kita cukup riskan. Sedangkan di posisi lain tidak masalah. Semua pemain dapat tampil,” tukasnya.
TEKS        : SADAM MAULANA

EDITOR  :RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster