80 Persen Bacaleg tak Penuhi Syarat

 231 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), sudah menyelesaikan verifikasi kelengkapan administrasi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang diajukan 12 partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (pemilu) 2014.

Hasilnya, dari 851 bacaleg yang akan memperebutkan 75 kursi di DPRD Sumsel tersebut 80 persennya tak memenuhi syarat yang telah ditetapkan sebelumnya. KPU menurut Komisioner KPU Sumsel, Herlambang, sudah menyurati parpol untuk melengkapi persyaratan bacaleg mereka dalam waktu 14 hari kedepan.

“Hasil verifikasi kita, 80 persen bacaleg tidak memenuhi syarat administrasi misalnya surat keterangan sehat Rohani dari pihak rumah sakit dan softcopy yang belum dipenuhi para bacaleg,” jelas Herlambang ketika dibincangi, kemarin.

Sementara untuk kuota 30 persen caleg perempuan di masing-masing daerah pemilihan menurut Herlambang, sudah terpenuhi oleh masing-masing parpol. Selain itu sambungnya, juga ditemukan ada bacaleg yang juga mendaftar  sebagai bacaleg ditingkatan lebih tinggi.

Maksudnya, bacaleg itu dalam daftar caleg sementara (DCS) masuk sebagai bacaleg di DPRD Sumsel namun terdaftar juga di DPR RI yakni atas nama Joncik Muhammad dari Partai Amanat Nasional (PAN). KPU tegasnya, mengembalikan pilihan itu kepada partai bersangkutan.

Ada juga sambung Herlambang, bacaleg yang belum cukup umur. “Ada satu bacaleg wanita dari Partai Hanura, tapi saya lupa namanya. Umurnya belum cukup dua puluh satu tahun, dan dipastikan KPU akan mencoretnya dan kami meminta Parpol bersangkutan untuk segera menggati secepatnya, “ungkap Herlambang.

“Parpol kita minta, untuk memperbaiki dan melengkapi syarat tersebut paling lambat 22 Mei mendatang. Setelah itu, baru DCS ini akan ditetapkan menjadi daftar caleg tetap (DCT) pada 9-22 Agustus mendatang,” imbuhnya.

Satu Calon DPD Mengundurkan Diri

Herlambang juga menjelaskan, ada satu bakal anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang mengundurkan diri yakni atas nama Sulaiman Zahri. Surat pengunduran dirinya kata Herlambang, sudah diterima oleh KPU Sumsel.

“Ia menyatakan pengunduran diri dari DPD dari wilayah Sumsel, namun alasannya tidak disebutkan. Mungkin karena banyak kekurangan syarat dari bersangkutan,”bebernya.

Dengan mundurnya Sulaiman sebagai calon DPD, dikatakan Herlambang hingga sekarang sudah 4 balon DPD RI asal Sumsel yang mundur dan sekarang tinggal 30 nama dari 34 nama yang sempat mendaftar hingga 22 April lalui. Karena sebelumnya terdapat tiga nama balon senat tersebut telah menyatakan mundur dengan alasan sama yaitu, Yuliardi Amratman, Sanusi dan Rudi Irawan. “Sekarang tinggal 30 lagi, mudah-mudahan kedepan tidak berkurang lagi,”harapnya.

Hasil verifikasi KPU Sumsel juga menyebutkan jumlah calon anggota DPD yang menyerahkan dukungan KTP ganda mencapai ratusan. Sesuai dengan Peraturan KPU No. 8/2013, KPU akan mengurangi dukungan KTP itu hingga ribuan karena satu KTP ganda harus diganti dengan 50 dukungan KTP yang baru.

“Kita masih memberikan waktu 14 hari untuk memperbaikinya, terhitung 5 Mei tadi untuk DPD RI, dan mereka hanya perlu memperbaiki dukungan saja tanpa kena pinalti. Selain itu ada juga beberapa calon yang diharuskan memperbaiki softcopy yang diberikan ke KPU yang salah melakukan formatnya,”tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster