Sakit Hati, Suami Tusuk Mertua dan Istri

 271 total views,  2 views today

MUARAENIM,KS- Dipicu rasa sakit hati lantara dihina mertuanya, Borni alias Kusnadi (25), kalap dan nekat menusuk mertuanya sendiri, Misna (42), warga Dusun II Desa Tanjung Muning Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, hingga tewas, Selasa (7/5/) pukul 14.30 Wib.

Tidak sampai disitu, Borni yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pencuci mobil itu juga dengan tega menikam istrinya Riana binti Juarsa (22), secara membabi-buta hingga kritis.

Korban Misna mengalami luka di dada dan tembus ke punggung hingga mengenai ulu hari. Selain itu, korban juga menderita luka tusuk di lengan tangan sebelah kanan, luka tusuk rusuk sebelah kiri sehingga korban tewas ditempat.

Sedangkan istrinya Riana menderita luka tusuk dibagian rusuk sebelah kiri, luka tusuk dibagian lengan sebelah kanan, luka tusuk ditangan sebelah kiri, luka tusuk dibagian bawah payudara sebelah kanan.

Peristiwa tersebut terjadi dikontrakannya, di Dusun IV, Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabar SUmatera, saat itu, Misna mendapat telepon dari anaknya  Riana untuk  datang ke rumah pelaku yang merupakan menantunya. Dalam teleponnya, Riana menceritakan  dirinya berselisih paham dengan suaminya Borni.

Begitu tiba dirumah kontrakan Borni, Misna langsung mencaci-maki Borni. Sementara Riana sibuk mengemasi barang-barang untuk dibawa pulang kerumah orang tuanya.

Diduga sakit hati akibat umpatan sang mertua, Borni kalap dan menikam secara membabi buta istri dan mertuanya dengan menggunakan pisau dapur.

Sang istri Riana yang masih bisa bertahan berusaha untuk lari keluar dan memita pertolongan warga dengan kondisi berlumur darah. Sementara sang mertua Misna tergeletak tak bernyawa di depan pintu kontrakan dengan luka tusuk.

Warga yang mengetahi peristiwa tersebut langsung melarikan  Riana ke RSAB Bunda, Kota Prabumulih dan sampai berita ini ditulis kondisinya masih kritis. Sedangkan pelaku yang merupakan suami korban melarikan diri.

Menurut saksi yang tidak mau disebut identitasnya, sebelumnya sudah sering terjadi keributan antara Borni dan Riana. “Wah, setiap hari mereka ribut, tapi karna masalah rumah tangga, jadi tidak kami campuri,” tutur sumber tersebut.

Masih menurut sumber itu, semalam sebelum kejadian, Riana sampai menjerit-jerit dipukuli suaminya di halaman depan kontrakannya, namun warga tidak ada yang berani melerai. “Aku sampai kasihan pak, karena dia dipukul secara membabi buta. Kalau tidak salah dengar, Borni itu mencuri uang milik istrinya, makanya mereka ribut,” tambah sumber itu lagi.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP M Aris melalui  Kapolsek Gunung Megang, AKP John Saibi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Kami sudah melakukan olah TKP dan barang bukti pun sudah kami amankan. Sekarang anggota kita sudah melakukan pengejaran terhadap tersangka,” tegas AKP John Saibi.

Teks       : Indra Setia Haris





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster