Saatnya Menabur Trend Fashion

 210 total views,  2 views today

FASHION1

Ilustrasi Fashion | Foto : Net

PALEMBANG KS –  Di tengah menjamurnya butik fashion di Kota Palembang, Butik Mimi Cendana hadir dengan menyajikan aneka ragam trend pakaian terkini. Di butik ini, konsumen bisa memilih jenis pakaian sesuai selera dengan harga berkisar Rp 100.000 hingga Rp 500.000 per helai. Pelanggannya mulai dari kota ini sampai ke pelosok daerah.

Butik Mimi Cendana yang beralamat di Jalan Sudirman, Kota Palembang yang berdiri sejak puluhan tahun menjadi butik alternatif bagi sebagian warga di kota ini, Apalagi, di butik ini menawarkan pilihan pakaian dengan mode trend bervariasi. Ada fashion bercorak kembang dan pastinya dominan pakaian  untuk anak baru gede. Tinggal pilih, begitu kata sang empunya butik Mimi.

“Tak ada kendala berarti dalam hal penjualan. Justru ramai yang datang ke sini mencari trend pakaian yang terbaru. Ya, boleh dikata cukup lengkap di sini. Di butik ini, aku juga sediakan pakaian mulai dari anak-anak hingga dewasa,” Mimi menambahkan kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Selasa (7/5).

Mimi yang didampingi suaminya Koko Rudi menyebutkan, sejak hadirnya butik Mimi Cendana, banyak warga kota ini yang jadi pelanggan setia. Hal ini disebabkan di butik juga tersaji aneka rupa fashion dan tas yang rata-rata didatangkan dari negara Korea, Hongkong, dan negara asal fashion lainnya.

“Aku tengok pelanggan yang datang ke sini dari berbagai kalangan.  Soal minat beli lancar-lancar saja,” Rudi menuturkan.

Lalu, bagaimana dengan omzet butik? Rudi menjawab, sangat bergantung dengan momentum hari. Imlek atau lebaran Idul Fitri, misalnya omzet yang diterima Rudi bisa naik 100 persen dibanding hari biasanya.

“Ya, bergantung dari momentum. Biasanya omzet selalu meningkat saat-saat lebaran Cina,” tutur Rudi.

Kesibukan begitu mewarnai hari-hari di Butik Mimi Cendana. Empat karyawan butik ini terlihat sibuk melayani setiap pengunjung yang datang.

“Kami buka butik ini sejak pukul 09.00 – 19.00 WIB. Cuma untuk saat ini, masalahnya lahan parkir masih terbatas. Anda bisa lihat sendiri, kan?,” kata Mimi balik bertanya.

TEKS           : SITI  HAWA

EDITOR    : RINALDI  SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster