Hansip dan Linmas Pertanyakan Uang Transport

 130 total views,  2 views today

hansip

Ilustrasi Hansip | Foto : Dok KS

BANYUASIN/KS- Sebagian Anggota Pertahanan Sipil (Hansip)dan Perlindungan Masyakat (Linmas) yang sudah mengikuti pelatihan persiapan  untuk pengamankan proses pemilihan umum  kepala daerah 6 juni mendatang  pada Senin 29/04 sampai Selasa 30/04 yang lalu mengeluh, pasalnya uang  transport yang mereka terima tidak sesuai dengan informasi yang didapat.

Menurut informasi yang didapat para hansip dan linmas ini, bahwa mereka akan menerima uang transport sebesar Rp. 200 ribu dalam dua hari pelatihan.

“Informasinya kami dikasih uang transport sebesar Rp 100 ribu perhari, namun pada kenyataanya  kami hanya menerima Rp 100 ribu dalam dua hari itu,” ucap salah satu sumber yang namanya enggan dipublikasikan kemarin.

Menurut Sumber bahwa dirinya pada senin 29/04 sampai selasa 30/04 telah mengikuti Pelatihan persiapan pemilukada di kecamatan Talang Kelapa. Di sana dirinya menandatangani absen kehadiran  dan selembar pernyataan bahwa mereka akan menerima uang transport per-hari Rp 100 ribu.

Dikatakannya bahwa yang mengikuti pelatihan pada waktu itu sekitar 600 linmas.

“Selain menandatangani, kami juga mendapat informasi bahwa kami akan dikasih uang transport per-harinya sebesar Rp 100 ribu, jadi seharusnya kami menerima uang Rp 200 ribu tapi kenyataannya dalam dua hari ikut pelatihan kami hanya menerima Rp 100 ribu “ungkap sumber.

Senada juga dikatakan salah satu sumber lainnya yang juga merupakan salah satu anggota linmas yang turut mengikuti pelatihan juga mengutarakan hal yang sama.

“Para anggota linmas yang mengikuti kegiatan pelatihan itu sudah semuanya menandatangani sebuah absen dan selembar surat pernyataan, kalau tidak salah secara garis besar  isinya bahwa kami akan menerima Rp 100 ribu per hari” ungkapnya.

Namun pada hari Selasa seusai mereka mengikuti pelatihan, para hansip dan linmas ini hanya menerima uang Rp 100 ribu.

“Seharunya kami menerima Rp 200 ribu. Karena kami mengikuti kegiatan itu selama dua hari,”tandasnya.

Kepala BPBD Kesbangpol Banyuasin, Harobin Mustofa, SH., M.Si,saat dikomfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa uang trasport yang pemerintah anggarkan melalui kesbangpol dan linmas kabupaten Banyuasin adalah sebesar Rp 100 ribu per pelatihan.

“Uang transport yang seharusnya diterima linmas tersebut memang begitulah adanya. Peserta yang ikut pelatihan tempat tinggalnya ada  yang jauh dari tempat pelatihan. Oleh karna itu, setelah selesai uang transport mereka kami ganti sebesar Rp 100 ribu, bukan per-hari Rp 100 ribu ” ucap Harobin saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.

Menyinggung berkenaan dengan selebaran tanda tangan, Harobin mengaku itu adalah hanya tanda tangan kehadiran saja.

“Tanda tangan itu hanya tanda tangan kehadiran saja ” tukasnya.

 

Teks      : Diding Karnadi

Editor  : Mustaqiem Eska

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster